Definisi Sukses itu ketika kita berguna untuk orang lain bukan cuman untuk diri sendiri. Intinya Kalau lo cuman mikirin diri lo dan gak mau membantu sesama Gak usah hidup! Gak guna.
🍁🍁🍁
Suara Gaduh memenuhi Kantin yang awalnya baik baik saja kini menjadi Riuh oleh sorak sorakan pendukung. Sorak yang saling bersahutan bersamaan setiap tinjuan yang mendarat di masing masing wajah.
Ditengah kerumunan terlihat seorang Laki laki dan perempuan yang saling memukul satu sama lain, tidak ada yang berani melerai mereka karena takut menjadi sasaran amukan keduanya.
"Woy!! Panggil Ezra cepet! Temen nya berantem ini!" teriak seorang perempuan yang berada dekat dengan kerumunan itu.
"Temen kelas nya juga panggil! Elah! Anak osis yang biasa jaga kemana sih?! Mana guru rapat lagi!" teriakan seorang laki laki mengerang Frustasi akibat adegan didepan nya ini.
Tidak ada yang berani melerai karena tadi ada yang sempat melerai tapi sayang berakhir pingsan karena terkena pukulan dan sekarang tengah berakhir diatas brangkar UKS.
Sedangkan ditempat lain Ezra berlari terbirit birit saat mengetahui yang sedang bertengkar disana adalah Tiffany, Sahabat nya. Dia sudah berjanji akan menjaga Tiffany seperti saudara nya sendiri jadi dia tidak mungkin membiarkan Tiffany bertengkar sendiri sedangkan ia hanya menonton nya saja.
Dari arah lain koridor juga Raka dan beberapa anak osis yang lain juga berlari kearah kantin tempat kejadian terjadi, Ezra yang melihat itu semakin mempercepat larinya
Saat sampai di Area kantin matanya terfokus kearah kerumunan dengan sorak sorakan heboh itu, dia langsung melihat Tiffany dan Seorang senior laki lakinya yang sedang saling adu jotos dan disana ada Alvin serta teman teman sekelas Tiffany yang lain yang seperti nya baru datang, karena terlihat dari mereka yang mencoba memisahkan keduanya tapi sangat susah.
Kanaya menangis di pelukan Eric dan disampingnya ada Danu yang hanya melihat kejadian didepan nya sekarang karena sudah ada Alvin, sebastian dan Vian melerai mereka.
"Tiffany udah!" teriak Alvin menarik lengan perempuan itu. Tiffany tidak mengindahkan ucapan Alvin dan malah makin brutal memukul kakak kelas nya itu.
Sebastian yang ada disekitar sana menjadi sasaran dorongan serta tendangan keduanya. Ezra memasuki Lingkaran itu dan langsung menarik Tiffany membuat Tiffany terpental kebelakang akibat tarikan kuat itu.
"Berhenti Rea! Lo kenapa sih?!" teriak Ezra didepan wajah Tiffany, Tiffany diam sambil mengatur nafasnya yang tersengal sedangkan Rio didepan nya dipegang oleh Raka dan Arsen. Rio adalah kakak kelas yang bertengkar dengan Tiffany.
"Gue gak akan mulai kalo dia gak mulai!" jawab Rea Dingin sambil melirik Rio yang babak belur akibat ulah nya, keadaan Tiffany tidak jauh beda dari Rio. Acak acakan dan penuh lebam.
"Dasar Jalang sialan lo! Gak tau diri!" umpat Rio membuat Ezra memerah menahan amarah.
"Jaga ucapan lo Anjing!" balas Ezra marah.
"Apa gue bener kan?! Pasti orang tua lo nggak ngedidik lo dengan baik kan?! Pantes anaknya bertingkah kayak orang yang gak pernah diajarin sama orang tua!"
"Jangan bawa bawa orang tua anjing! Lo cuman malu, gara gara lo kalah dari gue! Dasar pecundang!" balas Tiffany dengan senyum sinis di bibirnya.
"Sialan lo! Anaknya jalang pasti Ibunya juga jalang kan? Itu sebab nya lo selalu pergi ketempat balapan buat ngejual diri lo! Ayah lo juga pasti gak sudi punya anak bar bar kayak lo!" balasan Rio membuat Tiffany naik darah dan dengan sekali hentakan tangan Ezra terlepas darinya membuat Ezra terpental kebelakang.
KAMU SEDANG MEMBACA
La Vida [Completed✅]
Novela JuvenilSomeone said : "everything will change, just a matter of time" Kalian percaya dengan kalimat itu? "Semuanya akan berubah, hanya tinggal menunggu waktu" Hm.. Entahlah menurutku itu tidak hanya sebuah kalimat penyemangat belaka tapi sebuah harap...
![La Vida [Completed✅]](https://img.wattpad.com/cover/192963610-64-k102225.jpg)