JALAN KELUAR

1.1K 58 12
                                        

Keadaan Sohwa saat ini masih begitu-begitu saja. Menyendiri di dalam kamarnya tanpa keluar sekalipun.

Tok...tok...tok...

Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya.

"Kak Ika, Sohwa pengen sendiri dulu. Jadi, tolong kak Ika kasih waktu buat aku. Nanti aku juga bakalan keluar kok!"seru Sohwa dari dalam kamar, dia sudah menyimpulkan bahwa yang sedang mengetuk adalah kak Ika

"Kak Mimah! Ini Thariq kak! Tolong buka pintunya!"sahut Thariq seraya mengetuk pintu kamar Sohwa

"Lho, kok dia bisa ada disini?"gumam Sohwa bangkit dari tempat tidurnya

"Kamu ngapain sih kesini! Mending kamu balik ke rumah GH Boys, silahkan urus rumah kamu itu!"usir Sohwa berdiri di depan pintu kamarnya yang masih tertutup rapat itu

"Kak Mimah marah ya sama Thariq, maafin Thariq ya kak. Thariq tau kalau Thariq salah"lirih Thariq

Mendengar pengakuan itu, Sohwa tiba-tiba tertegun. Ingin sekali ia membukakan pintu untuk Thariq. Namun luka hatinya mengurungkan niat itu.

Flashback on

"Astagfirullah Thariq, ini kenapa kamar kamu berantakan kayak gini. Terus tadi kak Mimah liat diluar banyak banget pakaian kotor kamu dan adek-adek yang belum dicuci. Emang rumah ini gk ada mesin cucinya ya?!"celoteh Sohwa mengacaukan istirahat Thariq setelah bermain pingpong bersama Saaih

"Gk ada kak, kan kk tau sendiri kalau mesin cucinya rusak. Nah, mesin itu masih di service sekarang. Jadi untuk sementara kita bawa cuciannya ke laundry"jawab Thariq yang bersandar di atas tempat tidurnya

"Di service? Kan dirumah ini ada Saaih, emang dia gk bisa benerin gitu"balas Sohwa

"Iya sih, tapi dia itu orangnya sibuk banget kak"kata Thariq

"Ya udah, sekarang kamu bersihin nih kamar kamu. Kamu sadar gk sih, kamar kamu ini play ground GH Kids. Kalau mereka sakit karena tempat main mereka kotor gimana?"celotehan Sohwa masih berlanjut

"Ahh nanti lah kak, ini Thariq baru aja istirahat abis nemenin Saaih main pimpong. Masa disuruh bersishin kamar lagi"malas Thariq

"Hah? Apa? Kamu abis main pimpong, kamu keringetan dong Liq. Terus malah rebahan di tempat tidur. Turun gk?! Terus bersihin nih kamar kamu yang kayak kapal pecah ini!"perintah Sohwa

"Ahh kak Mimah kenapa sih dari dulu sampai sekarang gk pernah berubah. Selalu saja Thariq yang diginiin. Lagian kan ini rumah GH Boys, jadi yang berhak ngurus ya cuman GH Boys dong. Kenapa malah kk yang pusing. Inget ya kak, yang jadi kapten disini adalah Thariq. Jadi semua keputusan Thariq yang putuskan!"Thariq menekankan setiap katanya kepada Sohwa

Sohwa terdiam, tidak menyangka akan perkataan adiknya itu. Dari dulu, tak seorang pun adiknya berani berkata demikian kepada dirinya.

"Ya udah kalau gitu! Kamu utus aja rumah ini sesuka kamu! Gk usah minta bantuan dari kak Mimah termasuk GH Girls lainnya!"kata Sohwa beranjak pergi dengan raut wajah yang amat-amat kesal, bahkan hampir menangis

Flashback off

Sohwa seperti ingin menangis mengingat kembali kejadian beberapa jam lalu. Tapi air mata itu masih bisa ia bendung.

"Kak Mimah! Tolonglah bukain pintu buat Thariq kak"Thariq masih menggedor pintu kamar Sohwa

Tiba-tiba...

"Thariq, biar kk yang urus"ucap seseorang menepuk punggung Thariq

Thariq berbalik, tersenyum dan memeluk sosok itu dengan erat.

ABOUT GEN HALILINTAR [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang