Nahyun sudah duduk sangat lama di kursi penonton dan menikmati pertandingannya. Jantungnya semakin berdegup kencang ketika menyadari skor masing imbang 1-1. Bomin terlebih dahulu memasukkan bola ke gawang Sepgu FC sampai akhirnya dibalas oleh tendangan keras Rowoon yang menembus pertahanan penjaga gawang Golcha FC, Bae Seungmin.
Kini, mata Nahyun tertuju pada kekasihnya, Bong Jaehyun yang sedang berhadapan dengan bolanya. Tendangan bebas dihadiahkan oleh wasit setelah terjadi pelanggaran.
Jaehyun sudah bersiap-siap. Keempat pemain Sepgu FC, Dawon, Chani, Inseong, dan Zuho bekerja sama untuk menjadi pagar pembatas yang menghalangi tendangan Jaehyun.
Peluit wasit sudah berbunyi. Jaehyun mengambil ancang-ancang dan menendang bolanya. Pagar pembatas meloncat ketika bola sudah ditendang oleh Jaehyun namun tidak berhasil untuk menghalaunya. Sayang sekali, tendangan Jaehyun terlalu kuat hingga melambung tinggi di gawang Youngbin.
“Ah! Hampir saja!” Nahyun memegang kedua pelipisnya karena gemas dengan tendangan Jaehyun yang meleset.
Pertandingan dilanjutkan, kali ini Sepgu melakukan serangan balasan. Taeyang melakukan operan pada Rowoon yang sudah berlari sangat jauh hingga memasuki benteng pertahanan Golcha FC. Bola mendarat dengan kontrol yang sangat bagus dari Rowoon. Dengan sangat cepat, Rowoon terus menggiring bola hingga memasuki daerah pinalti. Dari arah belakang, Jangjun berusaha melindungi gawangnya dan melakukan tendangan dari belakang hingga membuat Rowoon terjatuh di kotak penalti.
Rowoon yang masih terjatuh, dibantu berdiri oleh kapten tim Golcha FC, Lee Daeyeol. Tak lupa Jangjun juga menghampiri Rowoon dan meminta maaf. Sayangnya, Jangjun terkena hukuman kartu kuning yang membuatnya sedikit melakukan protes. Namun, akhirnya ditenangkan oleh Daeyeol. Bomin dan Jaehyun juga terlihat menenangkan Jangjun yang sempat melakukan protes.
Pertandingan dilanjutkan, Sepgu FC mendapatkan hadiah tendangan penalti di detik-detik terakhir pertandingan. Rowoon sendiri yang akan melakukan tendangan tersebut.
Kini, Rowoon hanya berhadapan satu lawan satu dengan Bae Seungmin, penjaga gawang Golcha FC. Peluit ditiup, Rowoon langsung berlari dan bersiap menendang bola. Seungmin juga sudah bersiap, melakukan kuda-kuda, dan merentangkan tangannya. Kaki kanan Rowoon telah menendang bola dengan sangat keras. Bolanya meluncur keras ke arah kanan. Seungmin juga berhasil meloncat dan merentangkan tangannya ke arah kanan. Namun, bola meluncur terlalu cepat hingga akhirnya berhasil merobek gawang Seungmin.
Nahyun bertepuk tangan dan terdiam ketika melihat tendangan indah dari Rowoon. Tangannya tidak berhenti bertepuk tangan sambil melihat perayaan gol dari Rowoon. Namun, pelupuk matanya menjadi gagal fokus ketika melihat Jaehyun yang sangat kecewa dengan gol yang dibuat Rowoon.
“Jadi pengen meluk rasanya” batin Nahyun meringis ketika melihat kekasihnya kecewa.
Dua menit tambahan waktu selesai, peluit wasit dibunyikan tanda selesai pertandingan. Pertandingan kali ini dimenangkan oleh Sepgu FC dengan dua gol yang disarangkan oleh Rowoon. Golcha FC dengan wajah yang masih kecewa langsung memberikan ucapan selamat sebagai bagian dari sportivitas yang sangat tinggi dari kedua tim.
Pertandingan selesai. Nahyun langsung berlari dan berniat mengunjungi Jaehyun dan Bomin terlebih dahulu. Nahyun sedikit kecewa karena Jaehyun dan Bomin merasakan hal yang sedih dengan kekalahannya di pertandingan kali ini.
“Sayang!” Nahyun berteriak ketika menemukan sosok Jaehyun. Dia langsung berlari dan memeluk Jaehyun dengan sangat erat.
“Good job sayang, Jaehyunku memang yang terbaik”
“Makasih sayang. Tapi aku masih keringetan gini yaampun”
“Gapapa sayang, aku suka” Nahyun semakin mengeratkan pelukannya dengan Jaehyun yang masih berkeringat.
“Cewek aneh emang! Kebiasaan banget meluk Jaehyun yang masih keringetan gitu”
“Sirik aja nih cowok satu!”
“Sayang, salam buat Ayah ya. Maaf gabisa nemuin dulu. Disuruh langsung evaluasi”
“Gapapa sayang, nanti aku bilangin ke ayah”
“Jaehyun, aku mandi duluan ya!” Bomin langsung berlari dan menepuk bahu Nahyun.
“Hati-hati”
“Iya!” suara Bomin terdengar samar karena dia sudah berlari menuju ruang ganti pemain.
“Sayang, mau ikut masuk?” Nahyun menggelengkan kepalanya.
“Kenapa?”
“Kalian kalah, suasananya pasti lagi gak bagus.”
“Yaudah gapapa. Nanti pulang sama siapa? Mau bareng?”
“Tadi Ayah bilang mau ngajak makan-makan dulu, ikut ya” Nahyun merangkulkan tangannya ke tangan Jaehyun.
“Gabisa dong sayang, mereka pasti makan-makan buat rayain kemenangan, ya masa aku ikut” raut wajah Nahyun langsung cemberut.
“Hey! Jangan cemberut gitu dong, cantiknya ilang nanti.”
“Yaudah aku gaikut ayah aja”
“Ikut ayah aja, evaluasinya pasti lama sayang. Gapapa ko, ikut aja ya. Lain kali kita makan bareng ya”
“Janji ya”
“Iya sayang" Jaehyun langsung memeluk kekasih tersayangnya itu.
“Aku masuk dulu ya takut dicariin, hati- hati ya sayang"
“Hati-hati juga sayang, jangan terlalu kecapean” Jaehyun menganggukkan kepalanya dan mengecup kening Nahyun dengan lembut.
Nahyun tersenyum dan melambaikan tangannya ke Jaehyun yang sudah meninggalkannya untuk memasuki ruang ganti pemain Golcha FC.
Setelah Jaehyun menghilang dari pandangannya, Nahyun langsung membalikkan badannya dan melangkahkan kaki menuju ruang ganti Sepgu FC.
“Padahal pengen lama-lama sama Jaehyun” batin Nahyun sedikit bersedih tetapi dia harus membiarkan Jaehyun yang akan melakukan evaluasi pertandingannya hari ini.
Pendukung Golcha gimana nih perasaannya? Masih mau lanjut baca kan walopun Golcha kalaah 😅😅😅?
Jangan lupa vomment ya guys
Salam sayang dari Golden Child 🤗🤗
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.