Sama seperti Hyeyoon yang langsung menemui Jaewook. Setelah berkencan, Rowoon juga langsung menemui seseorang. Dia sudah tidak tahan untuk menyembunyikan perasaannya kali ini.
Setelah merasa situasinya sangat aman, Rowoon langsung melaju dengan mobilnya menuju seseorang yang sudah dia targetkan. Tidak seperti biasanya, dia melajukan mobilnya dengan sangat kencang seakan tidak akan waktu banyak untuk menemui orang tersebut.
Mobil Rowoon sudah dengan baik diparkirkan. Dengan langkah yang sangat tergesa-gesa dia langsung mengetuk pintu orang yang akan dia ajak berbincang malam ini. Lumayan lama, Rowoon harus menunggu sekitar lima menit sampai akhirnya pintu terbuka.
"Rowoon? Ngapain kesini malem-malem sih? Ganggu orang istirahat aja"
"Aku mau ngomong sesuatu"
"Gak bisa besok apa? Pas latihan kita kan ketemu"
"Chani, tolonglah. Aku beneran bingung sekarang"
Kedatangan Rowoon yang tidak diharapkan Chani langsung membuat Rowoon mengeluarkan semua rayuannya. Semua alibi dia berikan agar Chani bisa menerima kedatangannya malam ini. Akhirnya, Chani mengizinkan Rowoon masuk ke dalam rumahnya walaupun dengan setengah hati.
Ketika mempersilakan Rowoon masuk, pikiran Chani tiba-tiba terbang ke obrolan masa lalunya bersama dengan Bomin dan Donghyun. Dia terdiam sejenak, perlahan memikirkan bahwa mungkin ini moment yang tepat untuk berbicara pada Rowoon.
"Sebelum ngomong panjang lebar, mending aku dulu deh yang cerita. Seriusan ini penting" Chani tiba-tiba mengambil alih obrolan mereka malam ini.
"Ga ah! Aku duluan pokoknya. Udah diem dulu. Gaada yang lebih penting dari ini"
"Yaudah iya iya" Chani memilih mengalah dan memberikan waktu untuk Rowoon bercerita padanya.
"Mau nanya dulu tapi ngomong jujur ya, tunangan aku sama Hyeyoon udah kalian denger kabarnya?"
"Udahlah, jahat nih ga bilang-bilang anggep temen gak sih?"
"Aku gamau tunangan sama dia sebenernya, makanya ga bilang sama siapa-siapa dulu"
"Hah? Rowoon hey! Tegas dikit jadi cowok bisa gak sih? Gemes banget dengernya tiba-tiba putus, tiba-tiba tunangan, tiba-tiba gamau tunangan. Ganteng sih ganteng tapi gak gini juga"
"Aku masih sayang sama Nahyun"
"Kan....Kan...dibilangin juga apa. Ngeyel sih malah milih Hyeyoon"
"Kasih solusi kali, bukan marahin kayak gini"

KAMU SEDANG MEMBACA
Without You [✓]
FanfictionKetika hati tak bisa memilih cinta yang sudah diharapkan karena takdir yang tak dapat diubah.