Siasat

5 0 0
                                    

Hyeyoon sedang asyik memilih dekorasi untuk hari pertungannya nanti. Ketika sedang asyik berjalan-jalan sambil memilih, dia dikejutkan oleh kedatangan Jaewook.



"Ih apaan sih sayang? Kok kasar banget"


"Kamu yang apa-apaan! Ngapain disini?"


"Aku kan udah bilang, aku mau tunangan sama Rowoon"


"Kamu gila ya?" akhirnya Jaewook menaikan suaranya karena kesal.


"Ih! Kamu yang gila kalo ga ngizinin aku tunangan"


"Mana bisa aku liat pacar aku tunangan sama cowok lain? Hah?"


"Kalo aku tunangan aku bisa ambil uang Rowoon lebih banyak sayang. Nanti uangnya buat siapa? Buat persiapan pernikahan kita. Kamu gausah mikirin apa-apa, serahkan semuanya pada pacarmu yang cantik ini"



Mendengar perkataan Hyeyoon tadi, Jaewook langsung terdiam. Dia memikirkan banyak hal di dalam otaknya.



"Sayang, jangan ngelamun gitu dong. Aku udah gak sayang sama Rowoon. Aku sayangnya Cuma sama kamu aja"


"Gausah tunangan segala deh"


"Sayang, sayang, sayang. Ini biar dia yakin aja sama aku. Lagian sekarang kan dia udah putusin Nahyun jadi aku makin leluasa"


"Tapi..."


"Sayang ih gausah bawel deh. Nanti kalo uang kita udah banyak kita langsung pergi ke luar negeri dan nikah disana. Gausah lagi mikirin Rowoon, semua uangnya bakalan aku ambil semuanya"


"Yaudah! Jangan sampe gagal ya. Awas aja kalo sampe kamu balikan beneran sama dia"


"Ya engga lah sayang. Mana mau aku sama dia. Aku mending sama kamu lah sayang"


"Yaudah kita pulang aja sekarang"


"Ih sayang, kok pulang. Aku belum selesai milih dekorasi buat tunangan nanti"


"Gausah dipikirin lah! Bisa besok lagi kan"


"Kita jalan-jalan aja ya, jangan pulang. Udah lama kita ga jalan bareng"


"Yaudah yuk"



Nahyun pergi setelah berbincang sebentar dengan wanita yang akan mengurusi pertunangannya. Mereka menggunakan wedding organizer yang sudah sangat ahli dan terkenal. Hyeyoon menginginkan pertunangan yang sangat meriah sehingga bisa membuat Rowoon semakin yakin padanya.



Ketika pasangan tersebut hendak keluar, ada seseorang yang langsung bersembunyi. Tidak mau identitasnya terlihat oleh mereka berdua. Sepanjang percakapan tadi, dia juga mendengar dengan sangat jelas hingga membuat emosinya memuncak.

Without You [✓]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang