Donghyuck mengernyit heran saat ia melihat bahwa mobil ini mulai melaju menyusuri jalan trans antar kota.
"Hey, bukannya kita mau makan malam?" Tanya Donghyuck memastikan.
Tak ada jawaban dari Jeno, ia terlihat fokus mengemudikan mobil tersebut, Donghyuck hanya mendengus dan melipat kedua tangannya di dada karena Jeno mengabaikannya.
Mobil terus melaju dan papan arah menuliskan bahwa mereka meninggalkan Seoul dan sudah mulai memasuki Busan. Jalanan yang mereka lewati awalnya terlihat normal seperti jalan tol biasa.
Namun tidak lagi saat Jeno membelokkan arah dan mulai keluar dari jalan tol. Mereka mulai melewati jalanan gelap nan sepi. Sejauh mata memandang, hanya ada pepohonan rimbun dan pemandangan ketinggian jurang.
Donghyuck mulai resah, "J-Jeno? K-kita kemana?"
Tidak berselang lama pertanyaan itu dilontarkan Donghyuck, mobil mulai perlahan berhenti di bahu jalan yang tepat disamping jurang.
Jeno menghela napasnya kasar dan membuka seatbelt yang melilit di tubuhnya. Ia menunduk sehingga hal tersebut membuat Donghyuck sedikit khawatir, "Jeno! K-kau kenapa? Kau sakit ya? Aku telepon ambulance ya?"
Perlahan Jeno mengangkat kepalanya dan menatap kearah Donghyuck. Donghyuck terkejut dengan tatapan Jeno, tubuhnya langsung lemas seperti tidak memiliki bobot sedikitpun.
Pasalnya, tatapan tersebut memancarkan cahaya dan aura yang begitu mendominasi. Bahkan tatapannya seperti dapat membunuh Donghyuck dalam sekejap.
Jeno menyeringai dan mulai mengukung Donghyuck yang sudah mati kutu, "Kau terkejut? Takut?" Bisik Jeno di telinga Donghyuck.
Pria manis itu mulai mengeluarkan air mata dan terisak ketakutan di dalam kukungan Jeno. Bagaimana tatapan dan bisikan itu dilontarkan untuknya benar benar seperti lonceng kematian untuk Donghyuck.
Donghyuck memalingkan wajahnya dan memejamkan matanya ketakutan, "S-siapa kau sebenarnya?!" Jerit Donghyuck.
Jeno terkekeh sekilas dan satu tangannya tergerak untuk membelai pipi hingga rahang Donghyuck, "Don't be afraid, baby. I'll teach you to enjoy this moment..."
"Because, im, Jeno Lee will took you to heaven"
Isak Donghyuck semakin kencang, pergerakan tangannya yang sudah dikunci oleh lengan besar Jeno mencoba untuk memberontak dan membuka knop pintu mobil Jeno. Namun mustahil, tenaganya tidak sebanding dengan Jeno, terutama tubuhnya yang sudah lemas sejak nada bisikkan Jeno yang begitu mendominasi.
Jeno mengendus rahang hingga turun ke leher jenjang Donghyuck. Bahkan Jeno menjilat dan menyesap setiap senti permukaan kulit Donghyuck sehingga meninggalkan ruam merah yang cukup kontras.
Donghyuck meringis dan bergetar ketakutan. Berulang kali ia mencoba memberontak selalu sia sia. Tak lama, Jeno tampak berhenti di pundak indah Donghyuck yang sudah setengah terekspos.
"Tahan babe. Ini akan sedikit sakit..."
Sekilas, isak Donghyuck mereda. Ia merasakan suhu tubuh Jeno menguar dan benar saja, ia seketika menjerit kesakitan saat merasa pundaknya seperti dirobek oleh ujung pisau yang tajam.
Namun, bukan rasa sakit yang membuat pria manis tersebut kebingungan. Sehingga tak berselang lama, Jeno kembali menatap kearah Donghyuck dengan darah yang sudah berlumuran disekitar bibir dan dagunya.
Mata Donghyuck yang berkaca menatap nyalang dan tidak percaya. Bagaimana mata Jeno yang mengeluarkan cahaya, bibirnya yang menunggingkan senyuman. Tapi bukan itu yang membuat Donghyuck ingin melarikan diri, tapi bagaimana gigi taring itu sudah memanjang hingga dibawah garis bibirnya.
Jeno melepaskan kekangan tangan Donghyuck, sehingga satu tangan Donghyuck terulur ragu untuk menangkup wajah Jeno, "J-Jeno..." Lirih Donghyuck.
Jeno hanya tertawa dalam diam lalu menyandarkan dahinya di dahi Donghyuck, "Kau ketakukan, ya?"
Lagi lagi, air mata Donghyuck mulai jatuh tetapi bukan karena rasa takut. Jemari Donghyuck mengusap lumuran darahnya dari bibir dan dagu Jeno, "A-aku tidak.., Jen..."
Jeno menggenggam tangan mungil Donghyuck yang menangkup wajahnya dan ia tarik untuk dikecup sekilas, "Maafkan aku, s-selama ini aku tidak bisa menahan diriku. A-aku adalah..."
Donghyuck menangis dalam diam, jemarinya mengusap taring Jeno lalu menjauhkan tangannya dari wajah Jeno, "Kau adalah Vampir-"
"HEY!"
Donghyuck tersentak mendengar panggilan tersebut. Ditambah guncangan yang cukup kencang di tubuhnya.
"Astaga, Kau kelelahan ya?"
Donghyuck mengernyit. Tunggu? Kenapa disekitarnya menjadi lapang parkiran yang cukup ramai?
Donghyuck mengusap kedua matanya cukup kasar dan menemukan Jeno yang menatapnya khawatir, "D-dimana kita?" Parau Donghyuck
Jeno menghela napas lega lalu terkekeh sekilas, "Huh, syukurlah kau hanya tertidur ternyata. Kita di supermarket. Ayo aku bantu"
Jeno membantu Donghyuck membuka seatbeltnya. Bahkan Donghyuck masih saja diam terpaku. Apa maksud semua ini?
"A-apa yang terjadi?..."
Jeno yang sudah selesai membukakan seatbelt Donghyuck langsung menyandarkan lengannya di sandaran kursi Donghyuck, "Seharusnya aku yang bertanya seperti itu. Kau terlelap, tetapi kau menangis. Aku kira, aku melakukan sesuatu yang menyinggungmu, ternyata kau bermimpi."
"H-huh? Mimpi?..." Tanya Donghyuck.
Benar benar mimpi? Tapi semua itu terasa terlalu nyata! Donghyuck langsung bercermin di jendela mobil. Ia tidak menemukan ada ruam aneh dan bekas gigitan disana! Jadi, benar benar mimpi?!
Ah sial, mana wajah Donghyuck sudah memerah hebat!
Jeno menjadi sedikit ragu saat melihat Donghyuck yang terus terusan mengusap leher dan pundaknya dengan kasar, "Hey, k-kalau kau kurang enak badan, kita bisa pulang kok"
Donghyuck langsung berbalik kearah Jeno, "A-ah tidak! Ayo masuk!" Seru Donghyuck. Ia langsung turun dari mobil tanpa menunggu Jeno. Sementara Jeno terheran melihat tingkah laku Donghyuck.
Tentu saja itu semua hanya mimpi, kalian mau berharap apa?
/Dihujat.
***
END!
(TAPI BOHONK, AOWKAOWKAOWK)
JAN HUJAT AQ SYNK:"D
MENDING KASIIN AKU DUWID, KAN TANGGAL MUDA:"D
Awowjaowkwok, smoga suka ye:"D
Hepi kkamjak mob smoanya:"D
Don't forget to Vote, Comment and Follow me❣️
KAMU SEDANG MEMBACA
Master Vamp ;NoHyuck
FantasíaRather than Master, you're better to be called baby. [YAOI] [BXB] [VAMPIRE] [ABO] HOMOPHOBIC? NAGA AWAY JUSEYO! ©Caramelizedbear, 2020 Highest Rank #61 - Markhyuck - 02/04/20 #101 - Vampire - 09/05/20 #649 - Fantasy -07/05/20 #4 - Nohyuck - 03/06/20...
