Bule Perancis

1.3K 176 18
                                        

yooamaria





Minhee misuh-misuh sejak keluar rumah karena mendengar tawa menggelegar sang kakak setelah acara pamer pacar minggu lalu. Iya, sudah seminggu yang lalu tapi sang kakak masih menertawakannya sampai hari ini.

Pemilik marga Kang itu masih kesal karena sang kakak terus menggodanya yang belum bisa bawa pacar ke rumah. Sementara kakaknya sendiri sudah mengajak pacarnya ke rumah minggu lalu.

Yang membuat Minhee semakin kesal adalah pacar kakaknya itu adalah keturunan Jepang. Di mana kakaknya pernah punya cita-cita untuk menghabiskan masa tuanya di Korea. Lah, hubungannya? Memang bukan Korea sih, tapi Jepang dan Korea kan dekat. Jadi, walaupun tidak bisa menghabiskan masa tua di Korea, liburan tiap bulan ke Korea masih bisa. Hahaha....

Dan kakaknya masih tidak berhenti mengejeknya yang punya cita-cita punya pacar bule Perancis. Yah, jelas saja si kakak tidak berhenti mengejeknya. Menurut si kakak cita-citanya kelewat tinggi. Bule Perancis, gaes. Gak kaleng-kaleng. Masih bagus kalau yang diinginkan Minhee ada darah-darah Perancisnya. Lah ini pure Perancis, dapat dari mana? Sementara mereka saat ini tinggal di Bali.

Oke, Bali memang terkenal di seluruh dunia dan menjadi tempat berkumpul semua turis manca negara. Tapi, bukan berarti gampang menemukan bule Perancis di Bali. Yang datang ke Bali jelas bukan orang Perancis doang dong.

“Berisik banget anjir, gue doain putus lo! Ingat, doa orang tersakiti biasanya lebih didengarkan.”

Minhee berucap kesal, menatap sang kakak yang kini menertawakannya dari pintu rumah. Niat bener, anjir, ngetawainnya sampe ngikutin Minhee segala.

“Tuhan gak akan denger doa orang yang banyak maunya kayak lo,” sang kakak menyahut masa bodoh, membuat wajah Minhee semakin kesal, “mending lo kerja deh. Apa artinya lo disekolahin tinggi-tinggi sama papa kalo hasil akhirnya malah galau mikirin bule Perancis.”

“Bacot!!”

Minhee tidak peduli lagi dengan apa yang akan kakaknya katakan atau tawa geli sang kakak. Ia lebih memilih naik ke atas motornya dan pergi saja dari rumah. Dari pada sibuk mendengar semua ucapan kakaknya yang sama sekali tidak berguna.

Tapi, dia mau ke mana?

Ke mana sajalah, asal jangan di rumah.

Cari bule Perancis kalau perlu.

Ngomong-ngomong, Minhee tidak kerja?

Dia kerja, kok.

Sebagai pemandu wisata. Enak saja tidak kerja setelah disekolahkan ke akademi pariwisata terbaik oleh sang papa. Yang ada ia dicoret dari kartu keluarga.

Tapi, gara-gara apa yang kakaknya lakukan seminggu yang lalu, ia memberi tahu pada agen wisata tempatnya bekerja untuk tidak menyuruhnya memandu siapapun jika orang itu bukan bule Perancis. Gila memang. Tapi, agen wisata itu mana bisa menolak permintaan Minhee. Ia kan anak bos.

Mengendarai motornya secara asal di jalanan kota Denpasar, Minhee tidak sadar jika ia kini sudah ada di area Tuban. Wah, gila memang Minhee. Memangnya dia mau naik pesawat ke Perancis sampai bisa nyasar ke Tuban?

LIKE ALWAYS  || HWANGMINICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang