Disclaimer: Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, tidak ada unsur kesengajaan dan hanya kebetulan semata.
WARNING: BL, Boyxboy, Gay stories, Omegaverse, Mafia AU.
| Chapter 25: Legacy |
Niuewe Stad, Distrik 1
BAGI Axel hidup hanyalah sebuah permainan sosial. Terlahir sebagai pewaris tunggal keluarga Cakrawangsa menjadikannya bagai setengah dewa. Semua orang mengelukkannya dan dunia ini berputar dengan dirinya sebagai poros. Tapi seperti pepatah berkata, dengan kekuatan yang besar datang pula kewajiban yang besar.
Axel belum genap berusia 12 tahun ketika ayahnya—Sagara Cakrawangsa—meninggal secara tiba-tiba. Serangan jantung, katanya. Dan beban kewajiban keluarga Cakrawangsa sebagai kepala svar sapta pun jatuh di pundak Axel. Svar sapta adalah peninggalan ayahnya. Oleh karena itulah Axel bersumpah untuk menjaga keutuhannya.
Usianya kala itu baru 14 tahun ketika terjadi kejadian penyerangan di rumah keluarga Mahapraja. Ia sesungguhnya memahami duduk permasalahan yang ada, namun terlalu banyak pertimbangan yang harus ia pikirkan. Sandhya adalah sebuah kegagalan pertamanya sebagai kepala svar sapta. Dan Axel bersumpah tidak akan mengulanginya.
Ketika Rahardian Mahapraja berniat untuk menuntut balas atas kematian istrinya pada keluarga Daneswara, Axel mendahuluinya dengan memerintahkan Gilbert untuk membunuhnya. Sebuah harga kecil untuk keutuhan svar sapta, pikir Axel kala itu. Dan ia tidak sepenuhnya salah. Tanpa adanya Rahardian, sekilas svar sapta tampak utuh lagi seperti sebelumnya. Meski sebetulnya Axel pun sadar ini hanyalah sebuah ketenenangan sebelum datangnya badai.
Keluarga Mahapraja adalah sebuah anomali dalam tubuh svar sapta. Mereka adalah salah satu yang paling revolusioner ketimbang enam keluarga lainnya. Axel tahu bahwa akan ada gejolak baru yang timbul ketika keluarga Mahapraja menunjuk Rasha—yang merupakan seorang omega—sebagai seorang kepala keluarga mereka. Keberadaan Rasha dalam tubuh svar sapta bagaikan sebuah badai yang berpotensi merusak sistem tatanan yang telah ada, oleh karena itulah mulanya Axel setuju dengan rancangan plot keluarga Daneswara untuk menyingkirkan keluarga Mahapraja. Lagi-lagi ini adalah sebuah harga kecil yang rela ia bayar demi keutuhan svar sapta.
Tetapi tidak semua hal berjalan sesuai ekspektasi sang raja. Aliansi kuat antara keluarga Mahapraja dan Ankawijaya adalah salah satu faktor yang kemudian membuat Axel memikirkan ulang rencananya. Dan pada akhirnya ia menemukan cara lain—sebuah cara untuk berdamai dengan semuanya. Dengan cara menikahi Rasha.
Namun kini semua itu tidak lagi ada gunanya. Semua rencananya hancur berantakan. Svar sapta telah terpecah belah. Seluruh peninggalan ayahnya akan habis disini—termasuk dirinya.
Ragasha benar, ia sudah kalah.
—
Rasha melirik ke arah Alex yang tampak menahan napas setiap kali mengambil langkah. Ia tahu bahwa nyeri yang konstan dirasakan oleh alphanya itu sudah melewati batas ambang kebanyakan orang pada umumnya. Rasha menghentikan langkahnya lalu melirik ke arah Gardha.
"Gardha, tolong bawa Alex ke tempat yang aman dan segera obati lukanya." perintah Rasha.
Mendengar itu, Axel segera menggelengkan kepalanya dengan cepat. "Tidak, tidak perlu. Aku baik-baik saja. Lagipula kita tidak punya waktu lagi. Aga membutuhkan kita." tolaknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE BΩSS [BXB]
General Fiction"What if" Rasha take the throne? THE BOSS S t a t u s : c o m p l e t e [ 2018 - 2020 ]
![THE BΩSS [BXB]](https://img.wattpad.com/cover/136534735-64-k185080.jpg)