25

414 47 23
                                        

Junedi

Bro, kumpul sini

Gue udah kangen sama lu

Hh, sorry gue ngga bisa lagi

Gue ada meeting bentar lagi

Jinan sama Chanu lagi otw rumah Jisoo

Yah, anak ikon tanpa lu ngga seru

Gue bener bener minta maaf

Yaudah lah, santuy kali

Oh iya

Titip salam buat Rose

🍀🍀🍀


Rose hanya menyipitkan matanya.

"Maksud June apa sih?"-Rose.

"Ya gitu,"-Yoyo

"Yaudah, gue terima dah tuh salam,"-Rose

"Emang lu dapet salam dari June?"-Lisa

"Iya nih,"-Yoyo

"Hh, bodoamatlah,"-Rose

"Lu ngga mau minta nomornya June?"-Jinan

"Ish, buat apa coba? Kenal aja ngga,"-Rose

"Ya makanya kenalan,"-Lisa

"Ogah,"-Rose

Rose terus menghindari June dari teman temannya. Padahal, dalam lubuk hatinya, ia sangat penasaran, kenapa June begitu perhatian pada dirinya.

"Kita ke mall yuk, gue pengin jalan jalan nih,"-Jennie

"Eits, ngga ada June Jen, gue ngga mau jalan rame rame tapi ngga ada June, ngga seru,"-Jinan

"Gue setuju sama Jinan,"-Yoyo

"Halahh, bilang aja lu lagi miris duit. Kan kalo ada June lu mesti minta traktir,"-Bobby

"Heheh, tau aja Bob," Yoyo menepuk pundak June.

"Gimana nih? Jadi ngga?"-Lisa

"Ngga ah, gue juga ngga mau jalan ngga ada June,"-Hanbin

"Penting banget ya June?"-Rose

"Ya kalo ngga ada June, bukan ikon namanya,"-Hanbin

"Yaudah deh, mending kita main ToD, gimana?"-Lisa

"Kaga kaga,"-Bobby

"Halah, lu ngga mau main karena lu udah macem macem kan sama Jisoo?"-Dongi

"Eh, tuh mulut jaga ya! Jan banyak bacot,"-Jisoo

"Yaudah, kita main sekarang yuk!"-Hanbin

Semua berkumpul, membentuk lingkaran, lalu pulpen sebagai alat utama untuk bermain ToD.

Semua nya menunjuk Jinan untuk memutar pulpennya pertama, karena Jinan lah yang tertua.

Yap, pulpen menunjuk ke arah Lisa.

"Truth or dare?"-Jennie

Lisa tampak berfikir sejenak.

"Truth aja lah,"-Lisa

"Gue ada. Lu suka ngga sama Dongi?"-Rose

Reflek, Lisa langsung menepuk lengan Rose.

"Apaan dah? Ga ah, yang lain aja,"-Lisa

Forget [Junros]✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang