Fifteenth

789 82 91
                                        

Maaf baru selesai nih part 15 nya.
Semoga suka. Maaf nunggu lama.

Jangan lupa vote dan komen

BGM : Oh Hayoung - I'm Fine
Sambil dengerin deh biar makin dapet feel nya 😭










Sehun mencoba menghubungi Hayoung lagi setelah panggilannya terputus secara tiba tiba namun yang terdengar hanyalah suara operator selular, ponsel Hayoung tidak aktif.

Hanya diam dan mengandalkan para pengawalnya dan juga menunggu kabar dari Rowoon, tidak akan membuat Sehun merasa tenang. Diraihnya kunci mobil yang berada di atas meja dan saat Sehun akan berjalan menuju ke pintu keluar, ponselnya berdering.

"Yaeoboseyo. Rowoon sii, apa kau menemukan Hayoung?"

"......."

"Mwo? Dimana?"

"......"

Sehun cepat cepat memakai alas kaki sebelum keluar dari apartemen.

Sehun berlari menuju lobby lift, namun lift masih berada di lantai basement. Ada dua lift dan entah keberuntungan sedang tak berpihak pada Sehun atau bagaimana sehingga kedua lift itu masih jauh berada di lantai bawah. Terlalu lama. Sehun akhirnya berlari menuju ke tangga darurat

"Hayoung.. aku mohon, jangan pergi dengan cara seperti ini"Sehun berlari menuruni tangga, bahkan terkadang kakinya melompati dua anak tangga sekaligus.

"Aku tidak ingin kau meninggalkanku. Aku mohon. Bertahan"

Rowoon hanya mengatakan Hayoung kecelakaan dan mengalami luka yang cukup parah.

Beberapa puluh menit kemudian, Sehun sampai di rumah sakit.

"Rowoon sii.. Hayoung berada di lantai berapa dan di ruang apa?"

"Ruang operasi. Lantai 3. Cepat kemari, aku sudah berada di depan ruang operasi"

Kaki Sehun terasa lemas begitu mendengar kata 'ruang operasi'. Keadaan ini terasa dejavu untuknya. Kejadian yang hampir sama saat Oh Yeon Seok, ayahnya mengalami kecelakaan dan meninggal setelah dilakukan prosedur operasi.

Rumah sakitnya pun sama, yang berbeda, saat itu Sehun baru saja merayakan kelulusan Highschool nya bersama teman temannya.

Dan juga, 17 tahun yang lalu Sehun menelpon Chanyeol saat sampai di tempat parkir rumah sakit dan apa yang Chanyeol ucapkan sama persis dengan yang Rowoon ucapkan.

"Untuk kali ini saja Tuhan, aku mohon. Aku mohon selamatkan seseorang yang aku cintai. Aku mohon. Jangan ambil kebahagiaanku"Sehun mencoba menegakkan kembali tubuhnya dan kembali berlari menuju ke tempat yang Rowoon katakan.

"Ahjussi.."Rowoon mengernyitkan dahinya saat melihat penampilan Sehun, terutama alas kaki yang Sehun gunakan. Kaki kanan memakai sepatu converse dan kaki kiri memakai sepatu hitam mengkilat yang biasa Sehun pakai saat ke kantor.

"Bagaimana keadaan Hayoung?"

Rowoon menuntun Sehun agar duduk di sampingnya,"Tenangkan dirimu terlebih dahulu, Ahjussi"

"Aku tidak akan tenang jika aku belum mengetahui keadaan Hayoung"

"Hayoung mengalami patah di lengan kanannya dan juga luka di kepala. Hayoung masih dalam keadaan sadar saat aku membawanya keluar dari mobil itu. Hayoung akan baik baik saja"Rowoon menepuk nepuk pundak Sehun.

Sehun menatap sendu pintu ruang operasi yang masih tertutup.

"Oh Sehun.."

Rowoon merotasikan bola matanya begitu melihat wanita yang menyapa Sehun.

Between Us ✔️ (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang