Nineteenth

1.2K 67 83
                                        

Yuhuu... Scene pertama agak dangerous ya 🙈
Adik adik mungil tolong skip aja. Jangan bandel nanti kalo bandel jadinya kyak aku loh. Yadong sejak dini 🌚

🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞

Happy reading. Jangan lupa vote dan komen





"Kau tau?"Sehun memainkan ujung rambut panjang Hayoung.

"Tidak"

Sehun mempoutkan bibirnya dan itu terlihat sangat menggemaskan bagi Hayoung.

Hayoung menahan tawanya. Kemana pria dewasa yang beberapa menit yang lalu mendesah diatas tubuhnya?

"Iya. Apa?"Hayoung masih menahan tawanya.

"Kau wanita pertama yang bercinta denganku tanpa pengaman. Aku memang sudah pernah tidur dengan banyak wanita tapi aku selalu memakai pengaman"

"Dengan Jisoo bagaimana?"sepertinya Hayoung harus menampar mulutnya karena menanyakan tentang mantan kekasih Sehun.

"Aku menggunakan pengaman tentu saja. Lagipula aku bukan pria pertama yang bercinta dengannya"

Hayoung memincingkan matanya, "Lalu apa hanya aku gadis yang sudah kau jadikan wanita?"

"Jika aku berkata iya pasti kau tidak percaya"Sehun mengubah posisi miringnya menjadi terlentang.

"Yakk!! Jangan bergerak seenaknya"Hayoung memegangi selimut yang hampir tersingkap. Tubuh polosnya hanya tertutupi selimut tebal yang ia pakai bersama Sehun.

"Lagipula aku sudah melihat semuanya dan merasakan semuanya. Untuk apa kau tutupi"dengan jahilnya Sehun menarik narik selimut yang menutupi dada Hayoung.

Hayoung menepis tangan Sehun, "Dingin,bodoh! Kau pikir tidak dingin tidur tanpa baju dan selimut?"

"Akan kuhangatkan jika kau kedinginan"Sehun kembali memiringkan tubuhnya dan memeluk tubuh Hayoung dan kemudian Sehun menarik selimut yang menutupi tubuh polos Hayoung.

"Oh Sehun"Hayoung menatap Sehun dengan tatapan datar.

"Bukankah kau suka hardsex yang baru saja kita lakukan?"

"Tidak"pipi Hayoung bersemu merah, berbanding terbalik dengan yang ia ucapkan.

"Lain kali ingin mencoba melakukannya di balkon? Atau sekarang saja? Kau belum pernah mencoba melakukan hal seperti itu di tempat terbuka, bukan? Rasanya sangat__

"Aku ingin tidur. Jjaljayo Oppa"Hayoung merubah posisinya menjadi memunggungi Sehun dan menarik kembali selimutnya hingga sebatas leher.

Entah mengapa Sehun justru gemas melihat tingkah Hayoung yang tersipu malu saat membahas tentang hal dewasa.

Sehun melingkarkan tangannya di pinggang Hayoung dan menempelkan bibirnya di kulit punggung Hayoung. Mencium dan terkadang menghisapnya.

Hayoung menggeliat, "Sshhh.. Oppa.. Aku lelah"

Tangan Sehun meraba dada Hayoung dan meremasnya dengan sedikit kasar.

"Aakhhh"remasan di dada Hayoung terasa semakin kasar dan sesuatu yang keras dan panjang terasa menempel di pantat Hayoung.

"Ayo kita lakukan di balkon"bisik Sehun yang tangan kanannya berusaha mengarahkan miliknya untuk kembali memasuki Hayoung.

Hayoung memejamkan matanya dan meremas ujung selimut. Berapa kalipun melakukannya tetap saja milik Sehun terlalu besar, hingga seluruh rongga di dalam sana terasa sangat penuh.

Between Us ✔️ (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang