Perjalanan

929 168 109
                                        

"Y/N! OH Y/N!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Y/N! OH Y/N!"

"Siapa tuh?" tanya Huijun.

Hari ini akhirnya hari yang mereka tunggu tiba juga, mereka akan berlibur dan melepas penat selama 5 hari 4 malam. Jangan lupakan Huijun yang menginap dari semalam karena takut terlambat.

"Buka gih, Soo," kata y/n kepada Taesoo.

Taesoo dan yang lainnya juga menginap agar mempermudah y/n. Taesoo lalu segera membuka pintu dan ternyata Sungjun yang datang, bersama Eunbin tentunya.

"Oh bang Sungjun, masuk sini," kata Taesoo lalu mempersilahkan Sungjun dan tunangannya untuk masuk.

"Lah yang lain belum dateng?" tanya Sungjun begitu mereka sampai diruang keluarga.

"Duduk aja dulu, baru juga jam 9," kata y/n.

Sungjun lalu mengambil tempat duduk disebelah y/n.

"Eh geser, yang. Enak aja sebelahan," Eunbin lalu duduk diantara Sungjun dan y/n agar memisahkan keduanya.

Lalu teman-teman mereka yang lain mulai berdatangan hingga Minjae yang terakhir datang tepat pukul 10.

"Yok bagi mobil, mau gimana?" tanya Seungmin.

"Gue udah ngebagi tadi malam supaya liburan gue dan y/n lancar," kata Hwamin lalu membuka catatan di ponselnya.

"Di mobil y/n ada y/n yang jelas, Sungjun, Huijun, Ayeon, Dongmin, dan Yongjin."

"Di mobil gue ada gue, Junhyuk, Minjae, Seungmin, Jina, Taesoo, sama Eunbin," kata Hwamin mengakhiri.

"ENAK AJA, GANTI GANTI GANTI, GUE SAMA SUNGJUN. APA-APAAN LO MISAHIN GUE," protes Eunbin kepada keputusan Hwamin.

"Yaudah pindah tinggal pindah," balas y/n acuh tak acuh lalu mendapatkan pelototan mata dari semua teman-temannya.

Y/n lalu membalas dengan memelototi mereka satu persatu yang membuat mereka lalu memalingkan wajah.

"Udah ayo masukin barang-barangnya, keburu siang," kata y/n lalu pergi terlebih dahulu sambil membawa tasnya.

Mereka memasukkan barang-barang ke masing-masing mobil dengan heboh.

"Barang lo mana?" tanya y/n kepada Eunbin yang membuat semuanya menoleh kepada mereka.

"Di dalem lah," jawab Eunbin sambil mengaca di cermin miliknya.

"Ambil," kata y/n.

"Barangnya itu bocah tadi kalian angkut kan?"

"Ambil, gue ga sudi jadi babu lo, dan gue ga pernah kasih izin lo bisa jadiin temen-temen gue babu," kata y/n dingin yang membuat Eunbin lalu mengambil barangnya dengan menghentakkan kaki.

Senyum bangga lalu terpampang diwajah y/n sedetik setelah Eunbin masuk, membuat teman-temannya bertepuk tangan tanpa suara.

"Udah semua?" tanya Hwamin lalu mendapat anggukan dari mereka.

Bandel | Castle J ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang