Puncak

766 147 117
                                        

"Papa? Ngapain dateng jam segini?" monolog y/n setelah tahu bahwa yang datang adalah ayahnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Papa? Ngapain dateng jam segini?" monolog y/n setelah tahu bahwa yang datang adalah ayahnya.

Y/n lalu duduk didepan meja belajarnya dan menulis di sebuah buku diary, sudah menjadi kebiasaan bahwa gadis itu akan menulis disana saat papanya datang.

"Y/n!" panggil papanya.

Y/n yang mendengarnya segera turun kebawah, dirinya tidak ingin membangunkan singa yang mungkin sedang tertidur, atau malah sudah bangun?

"Ya, Pa?"

Jaehyung lalu menepuk tempat disebelahnya agar y/n duduk bersama dengannya, "sini."

Y/n lalu duduk disana, berjarak dari papanya, entah mengapa suasana ini tidak biasanya terjadi.

"Tangan kamu kenapa?" tanya Jaehyung.

Y/n lalu memperhatikan pergelangan tangannya dimana terdapat bekas luka disana.

"Oh ini, ga kenapa-kenapa, Pa. Biasa, cuma berantem sama preman yang sering ganggu."

Jaehyung kemudian menarik tangan y/n dan memeluk anak semata wayangnya itu, membuat y/n terkejut, pasalnya sudah berapa tahun dia tidak pernah mendapat pelukan dari sang ayah.

"Pa, ada apa?" tanyanya.

"Gapapa," jawab Jaehyung.

Y/n mencium bau yang terlalu menyengat, alkohol. Y/n sadar bahwa Jaehyung pasti baru saja minum-minum bersama temannya.

Y/n lalu membalas pelukan ayahnya, "Papa ada masalah apa? Cerita sama y/n.

"Kamu ga paham urusan orang dewasa."

"Tapi Papa orangtua y/n, jadi itu udah kewajiban y/n buat bantuin Papa kalo Papa ada masalah. Cerita sama y/n ya?" bujuk sang anak.

"Haera.." ucap Jaehyung lesu.

'Anjing, itu cewek mulu. Ganti topik napa anj, perusahaan lo apa gimana gitu.'

"Dia kenapa?" tanya y/n.

Jaehyung lalu melepas pelukannya dan menatap y/n, mata pria itu sembab dan juga sayu.

"Papa tadi lihat dia hs sama orang lain di apartemennya," kata Jae lalu mengacak-acak rambutnya frustasi.

'Hs? Jangan bilang itu maksudnya having s*x.'

"Terus Papa pergi ke bar?" tanya y/n lagi dan diiyakan oleh papanya.

Y/n menggenggam tangan yang sudah lama tidak pernah digenggamnya lagi, "Pa, y/n udah bilang berkali-kali kan kalo cewek itu ga baik buat Papa?" kata y/n mencoba memberi nasihat.

"Y/n juga pernah bilang kalo y/n ga masalah punya mama baru, asalkan dia baik buat Papa, tapi apa? Papa selalu ganti pacar dan kelakuan mereka sama, Haera yang paling parah," ucap y/n perlahan, sekali lagi tidak ingin membuat papanya marah.

Bandel | Castle J ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang