"maafkan aku selalu menyakitimu saat kau berada disekitar ku" -Tae
.
.
.
"maafkan aku sempat meninggalkan mu" -Jimin
.
.
.
"maafkan aku jika menaruh perasaan bodoh pada hatiku" -y/n
~Saat tiba waktunya nanti, saat kita bertemu lagi, aku akan menatap matamu dan mengatakan 'aku merindukanmu'~ . . . . . . . . . . .
sebulan telah berlalu, dan tiba waktunya kini aku duduk didalam taxi bersama adikku. kemana? tentu saja GBK.
adikku terlihat semangat dan antusias, berbeda jauh dengan diriku yang terlihat murung dan mengantuk.
harusnya sore-sore begini waktu paling enak untuk berleha-leha di kamar. tapi malah harus repot-repot datang ke GBK dan mengantri.
"dapat darimana uang sebanyak itu untuk membeli tiket konser?" tanyaku pada adikku sembari mengantri.
"uang yang kakak kirim padaku setiap bulan" jawabnya ringan
'oh heol.. berarti uang yang kudapat kembali lagi pada bighit?' -batinku
aku tersenyum miris melihat nasibku. uang yang aku kumpulkan setelah bekerja disana, kini kembali lagi pada bighit.
setelah berhasil masuk dan duduk di tempatku, kini aku berusaha untuk tetap tenang disini. tempatnya cukup strategis untuk mengawasi adikku, dan juga cukup rawan untuk jimin ataupun tae mengenaliku. tapi tenang, aku sudah menyiapkan masker untuk menutupi wajahku.
tunggu
kemana maskernya?
kenapa tiba-tiba menghilang? tak ada juga di tasku, bagaimana bisa aku melupakan senjataku itu...
bukankah tadi sudah aku pegang? ohh.. pasti tertinggal di taxi tadi, matilah kau sekarang y/n
konser dimulai sepuluh menit lagi, dan stadion ini benar-benar penuh dengan orang. apakah seterkenal ini orang yang sudah menyakiti ku?
musik pembuka mulai di putar. orang-orang pun semakin berteriak riuh tak karuan. tak ada raut wajah yang seperti ku disini, semua tampak bahagia dan takjub.
semua berteriak ketika para member keluar menampakkan wajah mereka.
oh shit...
kenapa mereka tampan semua..
akupun menggelengkan kepalaku, "sadarlah bodoh.." rutukku pada diriku sendiri
aku pun merenung saat melihat wajah seseorang yang tak ingin kulihat tapi sangat ku rindukan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.