"Jadi, ini dimana?" Tanya Levi sambil merapikan pakaiannya.
"Kita berada di Kirigakure, Negara Air." Jawab Sakura.
"Hah... Aku tidak menyangka kalau kalian juga ikut terbawa kemari." Ujar Naruto.
"Be, begitu ya... Jadi, aku dan heichou juga ikut terlempar kemari..." Eren tertegun sejenak. Levi hanya terdiam dengan matanya yang terpejam. Dahinya berkerut tanda dia sedang berpikir.
"AAAAARGH!" Teriakan Eren membuat semuanya kaget.
"Kalau kami berada disini, bagaimana caranya kami kembali?! Kalau kami tidak segera kembali, bagaimana mereka bisa merebut kembali dinding Maria?! Tanpaku...! Tanpa Heichou...!"
"Bisakah kau tenang sedikit, Eren? Bukankah ini karena ulahmu?" Levi menatap Eren.
"Eh? Jadi ini adalah salahku?" Naruto, Sakura dan Rock Lee mengangguk bersama.
"Kalau kau tidak datang membantu kami, hal ini tidak akan terjadi." Ujar Naruto.
"Eh?"
"Kami sudah memperingati kalian untuk tidak ikut campur karena dia pasti akan mengaktifkan jutsu ruang dan waktunya." Sakura menimpali.
"Eh?"
"Jadi, ini salahmu, Eren." Rock Lee menyimpulkan.
"Eeeh?! Lalu, bagaimana caranya kita kembali?!"
"Hm... Apa kita bawa saja mereka ke desa? Kakashi-sensei pasti bisa menemukan caranya." Ujar Naruto.
"Tentu saja... Mereka hanya mengenal kita, tidak mungkin kita meninggalkannya di sini." Tambah Sakura.
"Kalau begitu, kita bisa memulai perjalanannya!" Ujar Rock Lee bersemangat.
"Apa kalian berniat membawa kami ikut ke tempat kalian?" Tanya Levi.
"Benar! Di Konohagakure lebih aman." Jawab Naruto.
"Berapa jauh tempat ini ke desa kalian?" Tanya Eren.
"Kalau berlari, kita bisa sampai dalam waktu 4 hari." Jawab Sakura.
"Hah?! 4 hari?! Yang benar saja?! Berlari pula?! Apa tidak ada kuda?!" Eren langsung mengeluh.
"Mau bagaimana lagi, kami datang kesini dengan berlari." Jawab Naruto.
"Bagaimana kalau kita berjalan seperti biasanya? Aku ingat ada sebuah penginapan di sana. Kita bisa istirahat dulu dan mandi lalu makan..." Ujar Sakura.
"Yosha! Baiklah, kita pergi ke penginapan itu!" Naruto mulai berjalan diikuti oleh yang lain.
"Kenapa aku merasa ada yang kurang ya?" Rock Lee mengemukakan pendapatnya.
"Apa itu?" Tanya Eren.
"Barang bawaan kita." Jawab Rock Lee. Naruto terdiam sesaat, begitu juga dengan Sakura.
"EEEEH?!" Naruto dan Sakura berteriak bersama.
"Aku lupa! Barang-barang kita ada di markas!" Teriak Sakura.
"La, lalu bagaimana kita bisa menginap? Mandi dan makan?!" Naruto ikut berteriak.
"Aku juga! Semua uangku ada di tas! Jangankan menginap, membeli dango saja sepertinya mustahil!"
"Hah... Percuma saja..." Ujar Levi.
"Ja, jadi, kita akan berjalan selama berhari-hari untuk kembali ke desa kalian?!" Eren berteriak.
"Yah, mau bagaimana lagi, kita tidak punya apa-apa... Ayo, jalan saja pelan-pelan, kalau ada kendaraan yang lewat kita bisa ikut menumpang..." Naruto kembali berjalan.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Heroes
FanfictionSetiap orang di dunia ini bisa menjadi pahlawan. Pria, wanita, tua, muda, bukanlah sebuah hambatan. Pahlawan yang mendapat pengakuan juga kepercayaan dari semua orang dengan memikul beban yang berat, kebencian dan juga harapan. Pahlawan yang membawa...
