"Uwaaa...."
Tubuhku bergetar saat mendengar rumor tentang siapa sosok yang menjadi Ayahku di dunia ini.
Dan satu-satunya jalan aku mendapat informasi tentang orang tersebut, hanya dari para pelayan, tapi laki-laki ini, benar-benar gila. Jelas sekali dia orang yang seperti apa hanya dengan mendengar apa yang dikatakan oleh para pelayan.
Tempat yang aku tinggali sekarang ini, disebut Istana Ruby. Disinilah para selir raja biasa tinggal.
Dengan kata lain, inilah tempat para simpanan raja. Tapi, atas suatu alasan, Raja membunuh semua orang yang ada disini...
Tidak ada yang tahu alasan dibalik kejadian hari itu.
Ibuku, Diana, adalah seorang penari yang diundang dalam pesta kerajaan dan dia mendapat perhatian Raja. Tapi setelah itu, dia terlupakan, lalu melahirkan aku.
Diana hanya rakyat jelata jadi bahkan dia tidak bisa menjadi selir raja secara sah. Lalu dia mati, dan meninggalkan aku seorang diri.
Dan sejak saat itu, satu-satunya keturunan Raja yang ada, aku, tercampakkan disini. Dan tentu, aku hanya tumbuh diurus oleh para pelayan yang ada disini.
Hmmm... Dan sekarang aku mengatakannya seakan ini keluarga yang benar-benar berantakan. Bahkan semua pun tidak, apa-apaan di duni ini bahkan seorang Raja meninggalkan phtrinya sendiri disini?
Ngomong-ngomong, aku tinggal di istana yang menjadi tempat pembantaian dimasa lalu.
Uhhh... Tubuhku menggigil saat mendengar hal tersebut. Aku bahkan mengalami mimpi buruk setiap malam. Kau benar-benar seperti iblis dengan menaruh bayi seperti aku ditempat seperti ini.
Bagaimanapun, aku lebih merasa ketakutan dengan sosok Raja yang bahkan belum pernah aku temui, dibanding istana ini yang berdasarkan apa yang diceritakan, memiliki banya cerita menyeramkan. Bagaimana jika dia bereaksi seperti, "Oh, iya." dan kemudian datang kesini dan membunuh semua orang yang ada disini? Aku memang menjadi Putri Raja, tapi kehidupanku benar-benar sangat berat.
"Ung-Aung."
Ah, baiklah. Bukankah aku menyebutkan namaku? Dalam kehidupan masa laluku, pengurus panti asuhan memberikanku nama secara sembarangan berdasarkan apa yang ia temukan dari daftar kontaknya. Tapi pada kehidupanku kali ini, Ibuku memberikanku nama atas kemauannya sendiri.
Nama itu adalah Athanasia. Sebuah nama mewah milik yang hanya dimiliki oleh anggota keluarga kerajaan yang bermakna "Hidup Abadi."
Semalam, Lilian bilang padaku lalu aku pikir ini adalah sebuah nama yang berlebihan untuk putri yang terbuang sepertiku.
Dan ini juga nama yang sama seperti tokoh yang berakhir tragis dalam novel yang kubaca.
Ibuku kemungkinan memberikan nama itu untuk dapat memelihara hidupku bertahan dari sosok Raja kejam itu tapi...
Uhuk! Bahkan Athanasia yang ada dalam novel memiliki akhir hidup yang begitu tragis diusianya yang ke-18 dan nama inilah yang membuatku sedikit tidak nyaman.
Bahkan dia mati ditangan Ayahnya sendiri!
"Uhuh!"
Dan saat aku membuka mataku hari ini, aku begitu gelisah dan terus menatap kearah pintu takut kalau-kalau Ayahku akan masuk tiba-tiba.
Dan saat ini, tiba-tiba saja pintu terbuka dan aku begitu terkejut karenanya. Tapi sykurlah, itu hanya para para pelayan. Para kakak pelayan itu menatapku seorang aku ini begitu mengganggu.
"Sheeeesh... Dia masih juga belum tidur."
"Apa kita harus menunggu disini? Bukannya dia gak akan bisa kabur?"

KAMU SEDANG MEMBACA
Aku Mendadak Menjadi Putri!
Fiksi UmumAku tertidur, dan ketika aku terbangun, dimana aku?! Aku ada ditempat asing, didalam dunia novel yang baru saja kubaca. Dan sialnya, dari semua karakter novel yang ada, aku menjadi putri terbuang, anak dari Raja keji dan tirani. Claude de Alger Obel...