Ma-maksudku, ini adalah dunia dengan mahluk-mahluk sihir dan ada sihir! Diluar sana mungkin ada mahluk serupa dengan peri disuatu tempat. Tapi melihat bagaimana orang dewasa memercayanya tanpa ada keraguan seakan mengibarkan bendera merah.
“Oh ayolah! Kalau kamu berlaku cukup baik, mungkin para peri akan keluar untukmu!”
Setelah merasakan guncangan yang cukup keras pada tangannya, Hary Earnst akhirnya meledak dengan teriakan. Cavelle mendadak tersentak dan kemudian berhenti.
“Cukup baik?”
“Iya. Belajar dengan rajin dan tidak membuat masalah! Pikirkan itu. mungkinkah peri menyukai orang yang berantakan, dan tidak teratur sepertimu?”
Tapi tunggu sebentar. Kenapa aku terus berpikir seakan aku melihat sosok yang tidak kenal lelah dalam diri Cavelle disuatu tempat?
Kepribadian yang ceria, dan itu benar-benar cocok dengannya.“Kau tahu? Kau benar.”
“Tentang apa?”
Kemudian Cavelle melepaskan bahu saudarinya dan berkata dengan nada yang serius. Hary tercengang dalam kebingungan, tapi dia benar-benar mendeklarasikan keputusannya.
“AKU AKAN BERUBAH DEMI PERI!”
… Demi Peri!
… mi Peri!
… Peri!
Suara kencangnya membentur dinding dari ruang kelas dan bergema beberapa kali.
Pada saat itu, sebuah kilatan cahaya yang begitu menyilaukan melintas diatas kepalaku. Aku membuka mulutku dalam keterkejutan.
Sialan! Sekarang aku ingat. Bagaimana bisa aku melupakan ini untuk beberapa waktu?Dia adalah salah satu orang yang menjadi bagian dari orang-orang yang mencintai Jannette dalam novel Lovable Princess!
***
Cavelle bisa dideskripsikan sebagai pemeran pendukung yang tidak beruntung.
Tidak, tidak hanya dia, tapi semua karakter laki-laki dalam novel Lovable Princess sama seperti dirinya.
Yah… lebih tepatnya, ‘semua karakter laki-laki kecuali Ezekiel.’
Itu dikarenakan menjadi putri yang dicintai seperti Jannette, dia mendapatkan semua cinta dari semua laki-laki bahkan sampai keluar negaranya. Tapi laki-laki yang beruntung itu adalah Ezekiel.
Dan yang terutama, tokoh laki-laki lain tidak dapat benar-benar berbagi cerita dalam novel dengan adil karena Ezekiel tidak tertandingi dalam segala aspek.
Hey, setidaknya sebagian dari fans menyukai mereka.
Ngomong-ngomong, Cavelle hanya salah satu yang tidak beruntung sebagai tokoh yang begitu menginginkan cinta dari Jannette.
Jika aku menyebutkan dengan benar keduanya bertemu pertama kali di Obelia.
Saat itu Jannette berusia 17 tahun? Atau 18? Sial. Aku tidak bisa mengingat itu karena itu sudah terjadi beberapa tahun yang lalu dari sekarang. [Guys, ini maksudnya beberapa tahun yang lalu si Athy baca novelnya yaaa… bukan kejadiannya.]
Karena saat itu Cavelle dalam novel bukanlah sorang pelajar melainkan seorang kesatria tangguh dari Keluarga Bangsawan Atlanta. Dengan begitulah ia mendampingi perwakilan dari Atlanta saat mengungujungi Obelia.
Untuk mengingat kembali ingatanku yang paling samar, aku pikir itulah bagaimana dia bertemu Ezekiel, temannya ketika mereka disekolah.
Ngomong-ngomong, Cavelle jatuh cinta dengan Jannette pada pandangan pertama mungkin saat ia sedang mengunjungi Istana Kerajaan Obelia.

KAMU SEDANG MEMBACA
Aku Mendadak Menjadi Putri!
Fiksi UmumAku tertidur, dan ketika aku terbangun, dimana aku?! Aku ada ditempat asing, didalam dunia novel yang baru saja kubaca. Dan sialnya, dari semua karakter novel yang ada, aku menjadi putri terbuang, anak dari Raja keji dan tirani. Claude de Alger Obel...