Queen Victoria

429 26 0
                                        

"Memangnya mau pergi kemana?" tanyaku padanya.

Ia tengah memakaikan sabuk pengaman untukku. Setelah itu, tak lupa. Ia menggenggam lenganku dengan tangan kirinya.

"Ke suatu bangunan bersejarah. Kau tak tahu kan?" tanyanya.

Aku menggeleng, "Hem. Kau?"

"Sama."

Kami pun tertawa terbahak bahak. Matanya menyipit, sangat bahagia.

Perjalanan beberapa menit akhirnya kami tiba di sebuah bangunan yang cukup besar dan cukup ramai dipenuhi banyak orang berlalu lalang.

Bangunan itu sangat besar dan terlihat mewah, terlihat dari jauh sangat anggun dan menawan. Aku keluar dari mobil bersama Jungkook, dibarengi Seulgi dan Jimin yang keluar bersama dari mobil satunya.

"Wah, kau tahu darimana ada tempat seperti ini?" tanya Jimin mendekati Jungkook.

"Ey--kau tak tahu gunanya Internet?" ledeknya

"Ayo masuk." Ajak Seulgi

Lalu, kami berjalan bersama memasuki Bangunan tersebut.

'Queen Victoria Building'

"Wow! It is so Amazing!"

Jimin masih tak percaya dengan keindahan dalam bangunan tersebut. Tampak luar, ia terlihat tenang. Tapi, ketika kalian memasuki bangunannya. Ia akan terlihat seperti ini.

"Apa ada yang kau tahu tentang ini, Jung?" tanya Seulgi penasaran

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Apa ada yang kau tahu tentang ini, Jung?" tanya Seulgi penasaran

Jungkook mengamati satu persatu sudut bangunan tersebut. "Bangunan ini dibangun pada akhir abad ke 19. Arsiteknya itu adalah Geroger McRae."

"Wah, bagaimana kau mengetahui bahkan sejarahnya?" tanya Jimin tak percaya.

"Kupikir, bangunan ini seperti memiliki gaya---" Aku ikut berkomentar.

"Gaya Romanesque Revival. Panjangnya 190 meter, lebarnya sekitar 30 meter." Jawab Jungkook simpel.

Kami bertepuk tangan setelah mendengar jawaban dari Jungkook. Pasalnya, sejak dari kecil Jungkook memang sudah pintar sejak kecil. Ia memang dikenal sebagai anak yang pintar dan rajin belajar. Ia juga sangat menyukai sejarah, apapun yang berkaitan dengan sejarah, ia senang untuk mendengarnya.

"Pintar sekali" Celetukku.

Jungkook mencubit pipiku. "Kau seperti tak tahu saja aku bagaimana, Huh?"

"Aww!"

"Eyy--jangan terlalu keras, kasihan dia" celetuk Jimin

Jungkook merangkul Jimin. "Hey, urusi saja wanita disebelahmu."

Seulgi pun membuang muka. Ia menatap arah lain. Setelah itu, Jimin mendekat ke arah Seulgi dan merangkulnya. "Kami akan melihat lihat di sekitar Selatan, kalau sudah selesai, kabari saja."

NIGHT JEON [COMPLETE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang