Happy reading~
"Gak mungkin aku ninggalin kakak disini sendirian. Ya, walaupun ini siang, tapi kejahatan gak mandang kapan pun dan dimana pun"
"Tapi nanti kamu dicari orang tua"
"Gapapa, aku udah bilang bakalan pulang telat"
"Oke"
"Mmm... kak?"
"Ya?"
Sunwoo sedari tadi bingung, ia ingin sekali mempertanyakan semua yang sudah terjadi tadi. Tapi ia takut kalau menyakiti hati kakak kelasnya ini.
Jekyo menyadari kegelisahan Sunwoo, ia yakin ada dua opsi yang membuatnya gelisah. Pertama, adik tingkatnya ini ingin mempertanyakan perihal tadi, atau yang kedua, ia ingin segera pulang dan tengah berbohong masalah orang tuanya tadi.
"Kamu kenapa gelisah gitu?"
"Gapapa kak"
"Kakak tau kamu gelisah, Sunwoo. Kalau ada yang mau kamu tanyain atau utarakan langsung aja"
"Mmm... sebenarnya aku cuma mau tau permasalahan kakak sama cowok tadi mantan pacar kakak"
Jekyo terdiam sesaat. Sunwoo melihat Jekyo terdiam kembali merasa bersalah sudah menyakan hal pribadi gadis itu.
"Kalau kakak merasa aku lancang dan mengganggu privacy kakak gapapa, jangan ceri..."
"Gapapa, aku bakalan cerita"
Jekyo menghela nafas kasar. Ia menunduk sebentar untuk menstabilkan dirinya.
"Kakak sama Jimin pernah berteman waktu kecil, lalu Jimin pindah entah kemana ninggalin kakak"
"Lalu kami bertemu lagi waktu Senior High School dan dia murid baru. Setelah sekian lama kami kenal kembali, lalu kami menjalani hubungan. Sampailah pada saat itu dia salah paham waktu dia lihat kakak dipeluk sama laki-laki asing yang belum pernah dia kenal. Tanpa mencari tahu terlebih dahulu itu siapa dan gak mau dengerin penjelasan dari kakak dulu, dia langsung salah paham dan selingkuh dibelakang kakak. Dan pada akhirnya kami berpisah dan kakak memilih untuk pergi ke Amerika sementara waktu, lalu kembali lagi ke Korea buat nerusin pendidikan kakak dan berakhir kuliah disini"
Jekyo kembali menundukkan kepalanya dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya sambil menangis. Sunwoo segera mengulurkan tangannya dan mengelus pelan punggung belakang gadis itu, ia mengerti dan sangat paham bagaimana sakitnya kakak tingkat disebelahnya ini.
"Udah yaa... kakak jangan nangis lagi. Lagipula itu udah jadi masa lalu kakak. Sekarang yang harus kakak lakuin, maafin kak Jimin"
"Karena menurut aku daripada kakak kayak gini terus, kasihan diri kakak sendiri. Aku tau kalau kakak masih sayang dan masih cinta juga sama kak Jimin"
"Tapi rasa kecewa kakak itu sedikit lebih besar daripada semua yang kamu ucapin dek"
"Iya, Sunwoo tau kalau kakak masih kecewa sama dia, tapi coba kakak beri dia kesempatan atau maafin dulu aja"
"Oke, nanti kakak coba"
"Nah gitu dong kak"
Jekyo terlihat menegakkan badannya, lalu ia menghembuskan nafasnya berat. Ia terlihat pasrah dengan apa yang terjadi sekarang dan ingin mencoba saran Sunwoo untuk memaafkan lelaki itu. Mungkin saja dia bisa berubah menjadi lebih baik setelah kejadian ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD GUY
FanfictionHanya kisah para remaja yang mencari cinta sejati mereka dan lika - liku kehidupan mereka di masa remaja.
