Awalnya Hyeri mengira, jika Ia berhasil menikah dengan Lee Taehyung, hidupnya akan berubah drastis. Ia berpikir, Taehyung akan menyelamatkan hidupnya, dan melarangnya bekerja menjadi seorang Public Figure, saat keduanya telah resmi menikah. Sayangny...
Kedua remaja itu tanpa sengaja saling bersitubruk, tersungkur di atas tanah. Dari pada mengumpat, pria muda itu justru menyambar ranselnya kasar, lalu menatap gadis yang menabraknya itu tajam. Tatapannya benar-benar mengerikan, sampai membuat tubuh gadis itu membeku dengan nafas tercekat. Namun di balik itu semua, tak di pungkiri jika Ia juga terpesona dengan visual pria di depannya. Pria yang Ia yakini sebagai Senior di Universitas barunya.
"M-maaf Sunbae, s-saya buru-buru." ia beberapa kali menunduk meminta maaf. Melihat hal itu, Taekwon hanya mampu menghela nafas panjang. Nada bicaranya terdengar penuh penekanan. "Lain kali, perhatikan jalanmu!" dan setelahnya, Taekwon benar-benar melenggang pergi. Meninggalkan gadis itu yang tengah menatap ke arahnya dengan segudang kekaguman. Berharap Ia akan terus menerus di pertemukan dengan Pria yang Ia yakini bisa Ia dapatkan dengan mudah itu. Mengambil kembali tas selempangnya, gadis itu lekas berlari ke aula. Dimana seluruh Siswa baru di kumpulkan untuk melakukan Perkenalan. Mungkin kegiatan akan di mulai sekarang. Saat Ia ikut berbaris di antara teman-teman barunya. Matanya menangkap sosok tampan yang berdiri tak jauh darinya.
Astaga pria itu lagi! Sungguh, Ia bertaruh ketampanan pria itu bertambah berkali-kali lipat dengan Almamater Senior Highschool yang Ia kenakan. Tatapannya tajam, tshirt hitam polos di tambah luaran almamater yang lengannya di gulung sampai ke siku. Tatanan rambut yang terlihat segar dan proporsi tubuh yang sempurna, membuat beberapa pasang mata tak berhenti menatap ke arahnya. Mereka semua tak terkecuali, tengah menatap Taekwon dengan terang-terangan. Bae Sohee, gadis itu mencengkeram kuat kedua tangannya, begitu melihat tatapan yang lain juga mengarah ke arah Taekwon. Ia bersumpah, Ia tak akan membiarkan Taekwon jatuh ke tangan yang lain.
Tepat saat seorang Senior berambut pirang itu memberi intruksi untuk semua siswa duduk di Aula. Seluruh pasang mata itu sontak menatap sosok cantik bak bidadari yang kemudian masuk ke aula dan bergabung dengan para senior di depan. Sungguh, rambut ash nya terlihat berkilauan. Kulitnya seputih susu, wajahnya bak boneka barbie yang hidup, di tambah proporsi tubuh yang langsing dan tinggi semampai. Apa Ia manusia? Apa gadis itu benar-benar manusia? Mereka sungguh kagum sampai tak mampu lagi berkata-kata. Namun kejadian setelahnya benar-benar membuat helaan nafas mereka terdengar. Gadis itu datang dengan baju yang bisa di bilang seksi, mungkin karena Ia baru saja selesai latihan menjadi pemandu sorak tim basket. Lalu Lee Taekwon, pria itu berjalan pelan dan memasangkan almamaternya pada tubuh gadis itu. Sorak para senior pun terdengar, dan ternyata, gadis itu adalah Kekasih Taekwon.
Mendadak, niat mereka untuk dekat atau sekedar mencari perhatian pada Taekwon pun menciut. Jelas saja. Siangannya adalah primadona Sekolah. Shin Yuna. Ketua cheers dan juga seorang Aktris papan atas di sana. Popularitas Yuna benar-benar tak bisa di ragukan lagi. Bagaimana cantiknya gadis itu dan kepiawannya dalam dunia akting. Siapa yang tak mengenalnya? Bahkan mereka bisa bersekolah di tempat yang sama dengan Yuna pun rasanya seperti sebuah anugerah. Di tambah, kekasihnya adalah Seorang Lee Taekwon. Tidakkah hidup Shin Yuna itu terlalu sempurna?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.