HAPPY READING ❤
°°°°°°°°°°°°
Mereka pun makan sambil sesekali berbiacara.
'De kenalin ini temen-temen abang. Itu Rey, Alde, dan Bara.' Davin memperkenalkan teman-temannya kepada Ara.
'Halo semua! Aku Inara Azzahra panggil aja Ara.' Ucap Ara memperkenalkan diri dengan senyumannya. Membuat semua orang tersenyum kecuali dua orang Bara dan Alde yang terpaku melihat senyuman Ara.
'Ra bawa apa tuh?' Tanya Fira
'Nih aku bawa nasi goreng sosis. Mau?' Tawar Ara ke Fira.
'Mau dong Ra suapin.' Dan yang menjawab ini bukan Fira melainkan Ano. Yang membuat Fira seketika mendelikkan matanya ke arah Ano.
'Nih No aaaa' ucap Ara sambil menyuapi Ano.
'Em nyam nyam enywak Rwa' ucap Ano tidak jelas.
'Aku juga dong Ra. Mau nyobain kayanya enak tuh.' Ucap Fira.
'Mau di suapin kaya Ano?' Tawar Ara ke Fira.
'Aaa' jawab Fira sambil membuka mulutnya memberi kode kepada Ara untuk menyuapi nya.
Ara pun menyuapi Fira. Namun tiba-tiba saja Kevin menyuapi Ara dengan nasi goreng miliknya.
'Emmm enak Pin maknyuss.' Ucap Ara saat makanan nya sudah ditelan.
Dan Kevin pun hanya membalas dengan senyuman dan usapan gemas dikepala Ara.
'Ra.' Panggil Devan.
'Iyup Bang.' Jawab Ara.
'Kamu masih kerja? Kerja dimana?' Tanyanya serius setelah dia selesai makan.
'Emm di cafe baru aja kemarin Ara di terima kerja disitu bang. Jadinya di tempat bunga Ara cuman ambil hari libur di cafe biar kerja di toko bunga nya full satu hari.' Jelas Ara.
'Abang udah bilang kan jangan kecapean?'
'Hemm lumayan bang, buat tambah-tambah uang sekolah Ara.'
'Aku kan udah bilang biar itu aku yang tanggung.' Kali ini Kevin yang menyaut ucapan Ara.
'Ih gak usah kepin. Abang Devan, Ano sama Fira oh iya Kepin juga gak usah repot-repot lagian Ara masih sanggup kerja kok. Kalian gak usah pikirin Ara. Ara punya kalian aja udah seneng, Ara gak mau buat kalian repot.'
'Kamu mana pernah ngerepotin sih Ra.' Kali ini Ano yang membuka suara.
'Kalo ak-' ucapan Ara pun terputus oleh suara Fira.
'Ra kita tuh sayang sama kamu. Aku ijinin kamu kerja tapi kalau kamu sakit kamu harus keluar dan harus nurut sama kita.' Jawabnya yang mendapat tatapan tajam dari Ano, Kevin dan Bang Devan. Yang ditatap pun hanya acuh saja. Karena dia tau Ara itu keras kepala.
'Okey. Ara janji gak akan sakit. Makasih Fir.' Ucap Ara tulus.
Mereka pun terus bertanya kepada Ara seperti 'hari ini pulang nya kamu kerja?' Dan yang lainnya. Sehingga membuat Rey, Alde, dan Bara terkacangi disitu.
Namun, tanpa mereka semua sadari sedari tadi Alde dan Bara terus saja berpikir siapa Ara? Mengapa dia sangat familiar? Dan apakah dia seseorang yang mereka cari selama ini?
Tidak lama bel pertanda masuk pun berbunyi. Dan mereka semua bersiap ke tempat mereka masing-masing.
'Ra kamu yakin gak mau keluar dari pekerjaan kamu aja?' Tanya Fira saat mereka sedang berjalan menuju aula.
KAMU SEDANG MEMBACA
Very Possesive Brother
Short StoryDilarang mendekat untuk PLAGIATERS. °°°°°°°°° Hidup selama 13 tahun bersama keluarganya ini jauh dari kata bahagia dan harmonis. Gadis lucu nan cantik ini setiap harinya diisi oleh rasa sakit baik fisik maupun mental oleh keluarganya. Namun, suatu...
