Selamat berpuasa bagi yang menjalankan! ❤️
Hohow maaf telaaattt pengen up dari kemarin tapi gatau kenapa di rl kaya sibuk bgt sampe lupa mau up(╥﹏╥).
Masih ada beberapa chapter lagi sebelum ending! Aku usahain biar cepet ending takut kalian bosen karena cerita ini lama end nya😂😂
Selamat membaca!! ❤️
°°°°°°°°°°°°°°°
Akhirnya hari yang mereka nantikan tiba juga. Hari ini mereka akan liburan. Dan sekarang mereka sudah berada diperjalanan menuju tempat tujuan. Ara pun yang baru pertama kali liburan seperti ini merasa senang. Tentunya seluruh keluarga Ara ikut merasa senang ketika melihat Ara sesenang itu.
Tidak ada yang tahu bahwa ini liburan pertama Ara dengan keluarga nya. Karena selama ini Ara selalu liburan dengan keluarga Kevin.
Ah mengingat Kevin, Ara sangat merindukan lelaki itu. Karena hari ini mereka belum sempat bertemu. Mungkin setelah sampai di penginapan Ara akan menelepon Kevin.
''Woah indah sekali!'' Ucap Ara takjub dengan pemandangan didepannya.
Ya, sekarang mereka sudah sampai dan mereka langsung menuju pantai tanpa istirahat. Sedangkan barang-barangnya sudah dibawa oleh suruhan mereka ke tempat penginapan yang akan mereka tinggali selama disini.
''Suka sayang?'' Tanya Rian dengan memeluk tubuh Ara dari belakang.
''Suka Bang! Suka banget malah!" Jawab Ara dengan antusias. Mereka yang melihat itu pun tersenyum gemas melihat Ara senyum seperti itu.
''Sekarang kita istirahat dulu ya. Nanti sore kita kesini lagi.'' Ucap Rian dengan sudah menggendong Ara dengan gaya koala. Dan mereka yang melihat itu hanya mendengus kesal karena abang nya yang satu ini sudah mencuri start.
Sedangkan para kedua orang tua, mereka tidak tahu dimana.
''Bersih-bersih lalu istirahat ya sayang.'' Ucap Rian menurunkan Ara di depan pintu kamar Ara di penginapan itu dan mengecup dahi Ara singkat.
''Istirahat ya princess.'' Ucap mereka semua dan mengecup muka Ara satu persatu sebelum mereka pergi ke kamar masing-masing.
Ara pun segera masuk kamar setelah mereka semua sudah menciumnya dan Ara mencium balik muka mereka satu-satu.
Ara mengikuti apa kata abangnya untuk bersih-bersih namun tidak dengan istirahat. Karena setelah bersih-bersih Ara akan menelepon Kevin. Seperti tujuan awalnya.
Tuut tuut
''Halo Ra.'' Sapa Kevin diseberang sana dengan tersenyum.
''Hallo Kepiiinnn!!"
''Kenapa telepon hm?'' Tanya Kevin masih tersenyum.
''Kenapa? Gak boleh ya? Atau Ara ganggu Kepin?'' Tanya Ara beruntun membuat Kevin gemas kepadanya.
''Haha nggak dong. Kevin kan cuman tanya.''
''Kepiiinn Ara kangen Kepin.'' Rengek Ara dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
''Kan ini udah liat Kevin." Jawab Kevin dengan menggoda Ara.
''Bedaaa Kepin. Ara nggak bisa peluk Kepin kalau gini.'' Ucap Ara menggembungkan pipinya membuat Ara semakin menggemaskan.
''Nanti deh kalau Ara udah pulang kita jalan-jalan satu hari full.'' Tawar Kevin.
''Beneran?!''
KAMU SEDANG MEMBACA
Very Possesive Brother
Short StoryDilarang mendekat untuk PLAGIATERS. °°°°°°°°° Hidup selama 13 tahun bersama keluarganya ini jauh dari kata bahagia dan harmonis. Gadis lucu nan cantik ini setiap harinya diisi oleh rasa sakit baik fisik maupun mental oleh keluarganya. Namun, suatu...
