Huwaa akhirnya last chapter jugaaa 😭
Lamaa bgt yaa kaann. Itu karna akuu kelupaan 😭 aku kiraaa cerita ini udah end 😭
Astagfirullah maafin akuuu yaaa 😭😭😭
Selamat membaca chap akhir gais!! ❤️
••••••••••
Selesai dengan keterkejutannya. Kevin pun membawa Ara ke tempat duduk yang sudah disediakan.
''Kamu duduk dulu ya. Aku mau kesana dulu sebentar.'' Ucap Kevin saat Ara sudah duduk.
''Kepin mau kemana?''
''Kesana dulu bentar. Bentar doang kok.''
''Gak akan ninggalin Ara kan?'' Ucap Ara khawatir. Namun dimata Kevin wajah Ara saat ini sangat menggemaskan.
''Ngga sayang. Sebentar doang kok. Janji.'' Setelah mendapat anggukan persetujuan dari Ara Kevin pun beranjak pergi. Entah kemana.
Tidak lama dari Kevin pergi lampu menjadi padam semua membuat Ara kaget dan ketakutan. Sebenarnya Ara tidak takut gelap namun karena ini diluar ruangan bukan dirumahnya jadi dia sedikit ketakutan dan berpikir kemana-mana. Apalagi dengan dia yang duduk sendirian tanpa Kevin.
Namun suara denting piano dan lampu yang mengarah ke satu objek membuat Ara terpaku. Disana Kevin sedang memainkan sebuah alat musik, Piano.
''Sejak kapan ada piano disitu? Perasaan tadi Ara gak liat ada piano. Atau mata Ara yang salah?'' Tanya Ara kepada diri sendiri.
Lalu tidak lama terdengarlah suara merdu Kevin.
When the rain is blowing in your face
Saat hujan bertiup di wajahmu
And the whole world is on your case
Dan seluruh dunia ada dalam kasus Anda
I could offer you a warm embrace
Aku bisa menawarkanmu pelukan hangat
To make you feel my love
Untuk membuatmu merasakan cintaku
When the evening shadows and the stars appear
Saat bayang-bayang malam dan bintang-bintang muncul
And there is no one there to dry your tears
Dan tidak ada seorang pun di sana untuk mengeringkan air matamu
I could hold you for a million years
Aku bisa menahanmu selama satu juta tahun
To make you feel my love
Untuk membuatmu merasakan cintaku
I know you haven't made your mind up yet
Aku tahu kamu belum mengambil keputusan
But I would never do you wrong
Tapi aku tidak akan pernah melakukan kesalahan padamu
I've known it from the moment that we met
Aku sudah mengetahuinya sejak kita bertemu
No doubt in my mind where you belong
Tidak ada keraguan dalam pikiran saya di mana Anda berada
I'd go hungry, I'd go black and blue
Saya akan kelaparan, saya akan menjadi hitam dan biru
I'd go crawling down the avenue
Saya akan merangkak menyusuri jalan
No, there's nothing that I wouldn't do
Tidak, tidak ada yang tidak akan saya lakukan
To make you feel my love
Untuk membuatmu merasakan cintaku
The storms are raging on the rolling sea
Badai mengamuk di lautan yang bergulir
And on the highway of regret
Dan di jalan raya penyesalan
Though winds of change are throwing wild and free
Meskipun angin perubahan bertiup liar dan bebas
KAMU SEDANG MEMBACA
Very Possesive Brother
Short StoryDilarang mendekat untuk PLAGIATERS. °°°°°°°°° Hidup selama 13 tahun bersama keluarganya ini jauh dari kata bahagia dan harmonis. Gadis lucu nan cantik ini setiap harinya diisi oleh rasa sakit baik fisik maupun mental oleh keluarganya. Namun, suatu...
