Dracula!Jungkook, Human!jimin
Trigger warning: mention death, blood, suicide
Cerita ini sekitar ribuan tahun yang lalu dimana dracula hidup di sekitar manusia.
Meski awalnya dracula di anggap sama seperti manusia, lama kelamaan manusia mulai resah akan kehadiran mereka. Iri dengan segala kekuatan dan kekuasaan yang dimiliki oleh para keturunan blood demon tersebut membuat manusia mulai memburu mereka satu persatu. Memenggal kepala mereka, membuat mereka berubah menjadi abu.
Dracula memang masih satu darah dengan iblis, namun manusia juga tidak berbeda jauh dengan mereka.
Pikir jungkook begitu.
Jeon Jungkook adalah keturunan terakhir di generasinya. Orang tuanya berhasil melindunginya agar ia bisa melanjutkan generasinya dengan menikahi Dracula lain dan memiliki anak. Orang tuanya tidak menyadari kalau Jungkook benar-benar seorang diri di dunia yang penuh dengan manusia ini.
Segala cara sudah Jungkook lakukan. Ia berkeliling dunia demi menemukan setidaknya satu, ia hanya menanti satu orang yang satu darah dengannya. Orang yang tubuhnya mengalir darah iblis sama seperti dirinya.
Akhirnya Jungkook menyerah dan dia menetap di kota Amestris, dimana kastilnya berada di dekat lembah orang-orang mati.
Jungkook memilih untuk menjadi seorang penyanyi opera, dimana ia sering bernyanyi tentang kehidupannya yang menyedihkan dan merasa kesepian. Opera tersebut tidak pernah sepi pengunjung, membuat jungkook lebih mudah untuk berbaur layaknya manusia. Namun, di setiap beberapa purnama ia menculik satu manusia untuk ia santap darahnya, hanya itu cara untuk ia bertahan hidup.
Jungkook sangat kesepian
Mungkin jika kau seorang manusia, kau bisa saja terjun dari jurang atau menabrakkan diri ke kereta uap. Tapi seorang Dracula tetap masih hidup jika melakukan hal tersebut. Satu-satunya cara untuk memusnahkan mereka adalah, jika seorang manusia memenggal kepala mereka.
"jungkook.. Giliranmu" ucap seorang anak muda yang umurnya masih sangat muda untuk bekerja di tempat ini.
Jungkook mengangguk kemudian berjalan masuk kedalam panggung
"Tuan dan nyonya.. Kami persembahkan, the graceful, Jeon Jungkook!!"
Seluruh penonton bertepuk tangan begitu jungkook melangkah ke tengah panggung. Tidak dipungkiri memang wajah jungkook amat tampan hingga tidak sedikit wanita menjerit begitu melihat dirinya. Orang-orang berfikir jungkook memiliki kulit yang putih, padahal kulitnya bukanlah putih, melainkan pucat-sama seperti dracula lainnya.
Suara Jungkook amatlah indah, banyak orang jauh yang rela datang untuk mendengar nyanyiannya. Beberapa dari mereka bahkan menangis mendengar curahan hati Jungkook yang ia nyanyikan.
Namun di setiap pertunjukannya, selalu ada satu pria duduk di bagian kanan. Posisinya berada di tengah hingga Jungkook bisa menatap wajahnya dengan jelas
Pria itu sungguh tampan dengan balutan pakaian berwarna merah, sangat rupawan hingga Jungkook tidak bisa melupakannya meski pertunjukkannya sudah selesai
Besoknya, pria tersebut hadir kembali. Begitu juga hari-hari berikutnya, membuat Jungkook semakin jatuh cinta dengan manik coklatnya yang sungguh indah ketika pria tersebut menatapnya yang berada di atas panggung
Jungkook ingin lebih, Jungkook ingin mengenalnya lebih jauh
Harapan jungkook bukan sekedar harapan belaka, seperti semesta seolah-olah mendukung mereka berdua, karena suatu malam ketika ia berada di belakang panggung, terlihat sosok pria yang mengenakan pakaian serba merah melintas. Dengan sigap Jungkook menyingkap tirai dan menatap wajahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
KOOKMIN ONESHOT FOR US
Fanfiction[Ongoing] - Oneshot collection Alpha dan Omega? Pasangan yang sudah menikah? Itu sudah biasa! Disini kalian akan bertemu Vampire, Hybrid, Elf dan genre lain yang dijamin gak akan bikin kamu nyesel untuk baca bahkan baca ulang! 😆😆 Cerita oneshot i...
