"Kita bertemu jodoh kita di usia enam belas tahun, tapi kita tidak sadar bahwa kita telah bertemu dengannya."
Sepenggal kalimat itu sangat mempengaruhi hidup seorang gadis. Untuk membuktikannya, ia mencatat semua nama laki-laki yang ditemuinya saat...
"Jatuh cinta terdiri dari unsur rindu, sayang, dan rela berjuang."
❤❤❤
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aiden sama aku aja yaa
💫💫💫
"Mama ih!" Kalila merengek saat melihat ibunya mengangkat kaos parpol miliknya yang warnanya luntur.
"Mama kan gak sengaja, lagian kaosnya udah jelek gini masih dipakai terus."
"Mama gak tau sih, selain itu bahannya nyaman itu kaos gratis jadi ada sensasinya waktu dipakai." jelas Kalila.
"Ya terus ini gimana?"
"Gakpapa, luntur juga Kalila pakai terus." Kalila mengambil kaos dari tangan ibunya.
"Mau kemana kamu?"
"Taman."
"Sama Juli?"
"Enggak, dia lagi pergi sama keluarganya. Familytime."
"Sama Devan ya?"
"Enggak juga."
"Ya terus sama siapa?"
"Kepo banget sih ma, udah sana aku mau ganti baju."
Sepeninggal ibunya, Kalila berganti pakaian dan mengambil tas selempangnya. Hari ini ia akan menemui Rega di taman dekat rumahnya. Mereka berencana membeli kue di toko milik Salazar. Sekaligus Kalila berterima kasih pada Rega.
"Ma Kalila pergi dulu." teriak Kalila memakai sepatunya lalu keluar. Ia berjalan kaki menuju taman karena jaraknya tidak terlalu jauh.
Kalila menyapa tetangga-tetangganya yang kebetulan ada di depan rumah. Sore hari itu taman cukup ramai dengan orang yang bersepeda, berolahraga, pacaran, dan ramai orang berjualan.
Kalila duduk di kursi yang ada di dekat air mancur. Ia melihat sekeliling untuk mencari Rega namun orang itu belum tampak.
"La,"
"Oi," Kalila melihat Rega berjalan mendekat dan duduk di sebelahnya.
"Udah lama nunggunya?"
"Belum, baru sampai gue."
"Mau langsung beli kue?"
"Bentar gue tanya dulu."
"Hm?" Rega mengangkat alisnya.
"Kok lo bisa tahu tentang Juli?"
"Oh itu." Rega menyenderkan tubuhnya ke sandaran kursi. "Vero, dia minta tolong ke gue buat bantu. Kebetulan anggota gue berhasil lacak lokasinya. Dan, ketemu."