Sampai sebelum tidurpun nafisa masih memikirkan yang telah Dafa ucapkan
Turuti kata hati ucapnya, sambil memikirkan apa yang ingin dia putuskn
Sampai iyapun lelah untuk berfikir dan akhirnya tertidur
*****
Setelah beberapa hari kemudian nafisa belum memberi jawaban pada BiyanKarena dia sendiripun masih bingung untuk mengambil keputusan
Di satu sisi iya sangat ingin menggapai cita citanya, dan kesempatan itu sangat dekat di depan matanya
Namun iya sadar untuk mendapat ijin orang tua Takan semudah apa yang iya bayangkan
Dan di sisi lain seseorang yang pantas telah melamarnya Biyan juga merupakan seseorang yang layak untuk nafisa terima,
Hal ini juga yang di inginkan orangtuanya yaitu menerima lamran biyan
Namun Nafisa belum memikirkan tentang pernikahan dan di sini pun iya menjadi dilema,
Jika iya memilih kuliah nafisa bisa di sebut egois
Dan jika dia memilih menerima lamaran, apa kabar dengan cita citanya, dan dia sebenarnya juga tak ingin menyakiti Bu nisa yang sangat mencintai pak Biyan
Sudah berhari hari nafisa terus berfikir, memikirkan hal yang sama, namun sampai saat ini pun nafisa belum menemukan penerangan sampai iya kurus lalu sering merasa pusing
Dan ditengah iya berfikir iya teringat Bu nisa, dan segera ingin menemuinya
Dalam hati nafisa iya sedikit khawatir takut takut Bu nisa akan membencinya, apalagi selama ini Bu nisa sangat banyak membantu nafisa
Nafisapun segera menghubungi Bu nisa
Mereka memutuskan untuk bertemu di salah satu kafe, dan ternyata itu adalah kafe tempat Nurul bekerja
🍂🍂🍂
Di kafe itu lumayan cukup ramai di sore hari, di penuhi dengan muda mudi yang tengah menongkrong atau sekedar kumpul kumpul
Dan saat itu nafisa lebih dulu sampai di kafe, dan iya sempat bertemu dengan Nurul
" Nafisa, ko ada di sini.? " Tanya nya
Saat itu Nurul menghampiri nafisa yang tengah duduk sendiri melihat ke arah jendela, memandangi lalu lalang kendaraan dan orang orang yang lewat
" Ka Nurul, iya ka aku ada janji sama guru aku " jawab nafisa
" Ko kamu pucet naf, dan tumben janjian di kafe " tanya Nurul
" Aku gak papa ka, Iya ka lagi pengen aja, Kaka pulang jam berapa nanti.? " Tanya nafisa
" Nanti jam 5 satu jam lagi pulang, kenapa memangnya.? " Tanya Nurul
" Aku mau cerita sama kaka, pokonya nanti kita ngobrol dulu deh sehabis aku ketemu Bu nisa ya ka " ujar nafisa
" Baik lah, Kaka kerja dulu nanti Kaka di marahin kalo bos liat Kaka lagi ngobrol, kamu mau pesen apa " tanya Nurul
" Nanti aja nunggu Bu nisa dulu " jawab nafisa
" Ouh ok kalo begitu Kaka pergi dulu " dan Nurul pun pergi dari situ
Tak berselang lama Bu nisapun datang, iya langsung melihat keberadaan nafisa
" Assalamualaikum, udah lama naf " tanya Bu nisa sambil tersenyum
" Waalikumsalam, enggak buk baru saja " jawab nafisa cangung, masih ada rasa tak enak di hati nafisa
KAMU SEDANG MEMBACA
KELIRU ( NAFISA AULIA )
SpiritualJika kalian di hadapkan dengan pilihan, antara meraih cita cita ataw menerima lamaran seseorang, mana yang akan kalian pilih.? cerita ini menceritakan seorang gadis yang bernama Nafisha Aulia yang bercita cita menjadi dokter, namun sangat disayangka...