Doyoung membuka kedua matanya perlahan ketika cahaya matahari menusuk – nusuk kedua kelopak matanya, membuat ia terpaksa bangun dan perlahan melihat ke sekelilingnya. Di tengah sakit kepala yang ia rasakan, betapa terkejutnya ia menatap tubuh seorang gadis di sebelahnya yang tengah tertidur dengan lelapnya. Sosok tersebut yang justru membuat ia terkejut.
"Apa gue salah nelpon orang tadi malam?" Batin Doyoung mengerjapkan matanya, memastikan bahwa pandangannya tidak salah. Benar, gadis ini, si karyawan magang di kantornya, Ah Ra. Ia berada disini, di sebelahnya sedang tertidur pulas.
"Perasaan tadi malem gue nelpon Jaehyun deh, bukan dia." Gumam Doyoung menarik selimut yang berada di pinggir kasur dan menyelimuti tubuh mungil Ah Ra dengan perlahan, tak mau mengganggu tidur gadisnya.
Pemandangan wajah Ah Ra yang tengah terlelap tak akan Doyoung sia – siakan, ia menatap wajah gadis tersebut, mengusap pelan pipi gadis tersebut, membuat Doyoung tersenyum.
"Jadi gini ya rasanya? Bangun pagi dan orang yang saya lihat itu kamu." Gumam Doyoung dengan senyum yang tak luntur dari wajahnya. Perasaan bahagia yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.
Doyoung kembali terkejut ketika ia keluar dari kamar dan melihat ada Ten dan Jaehyun yang tengah duduk di sofa dan menatap ke arahnya dengan tatapan yang sangat mengintimidasi.
"Udah bangun, boss?" Ucap Ten dengan suara tenangnya yang justru membuat Doyoung cukup ketakutan.
"Heran gue, kenapa lo mabok lagi? Tau nggak? Lo yang mabok, yang pusing sekampung." Keluh Jaehyun mengurut keningnya, benar – benar pusing dengan kelakuan temannya yang satu ini.
"Berarti gue nggak salah telpon kan tadi malam?" Gumam Doyoung lagi, sadar bahwa Jaehyun ada disini, tetapi mengapa ada Ten dan Ah Ra?
"Kalau lo mau tau apa yang terjadi tadi malam, tanya aja sama adek gue. Gue balik dulu." Ucap Ten sambil berdiri dan menepuk pelan pundak Doyoung, sebelum melangkah keluar dari apartemen milik Doyoung.
"Ten..." Cegah Doyoung membuat Ten berbalik sebentar dan terkekeh pelan.
"Jelasin ke gue nanti aja, sekarang urus dulu urusan lo sama Ah Ra. Gue balik, kerjaan gue masih banyak." Ucap Ten lagi sebelum ia menghilang dari balik pintu apartemen.
"Jae...." Panggil Doyoung membuat Jaehyun mengangkat bahunya, pertanda ia tak mau ikut campur dengan urusan Doyoung dengan perempuan yang tengah berada di kamarnya.
"Gue juga balik, selesain urusan kalian. Jangan lupa pulangin adeknya Ten. Jangan lo kurung di apartemen lo. Belum halal." Ucap Jaehyun menepuk pundak Doyoung, seperti yang Ten lakukan tadi dan berbalik pergi keluar dari apartemen tersebut.
"Terus gimana?" Ucap Doyoung kebingungan dan menatap ruangan kosong di hadapannya. Ia tak bisa mengingat apa yang terjadi tadi malam, bahkan rasa pusing di kepalanya masih ada sekarang akibat mabuk berlebihan tadi malam.
******
"Udah bangun?" Ucap Doyoung pelan ketika melihat Ah Ra yang sudah terduduk di pinggir kasur sambil memainkan ponsel miliknya. Ucapan Doyoung justru membuat Ah Ra terkejut dan membuat ponsel dalam genggamannya terlempar ke samping.
"Hp mahal kok di banting." Gumam Doyoung membuat Ah Ra semakin canggung dan mengambil ponsel miliknya yang berada di lantai kamar dengan cepat.
"Nih makan." Ucap Doyoung lagi menyodorkan nampan berisikan nasi goreng dengan telur matang di atasnya dan juga air putih.
"Perlu saya suapin biar kamu makan?" Tegur Doyoung membuat Ah Ra dengan cepat menggelengkan kepalanya dan mengambil nampan tersebut dan buru – buru memakan makanan tersebut.
"Heh, pelan – pelan bisa nggak sih! Ntar kamu keselek gimana?" Tegur Doyoung khawatir dan menahan tangan gadis tersebut membuat Ah Ra terdiam dan menunduk, tak berani menatap wajah Doyoung.
"Kalau orang lagi ngomong, tatap wajahnya." Ketusnya sambil menarik dagu gadis tersebut agar bisa menatap wajah cantik gadisnya.
"Kamu, salting ya?" Kekeh Doyoung ketika melihat semburat merah di pipi Ah Ra, membuat Ah Ra menepis pelan tangan Doyoung dan menutup mukanya dengan kedua telapak tangannya.
"Saya udah inget tentang semalam. Apa yang saya lakuin, semua saya ingat." Lanjut Doyoung membuat Ah Ra semakin malu, mengingat kembali kejadian tadi malam yang disaksikan oleh abangnya dan juga Jaehyun, teman Doyoung.
"Saya jelek banget ya kalau lagi mabok kaya gitu? Pasti kamu risih ya? Maaf."
"Nggak."
"Nggak apa?"
"Kak Doyoung sama sekali nggak jelek kalau lagi mabok." Ucap Ah Ra jujur, memang benar, Doyoung ngga ada jelek – jeleknya kalau lagi teler kaya tadi malam. Malah justru menggemaskan di matanya.
"Kamu tau kan? Orang yang paling jujur adalah orang yang lagi mabuk. Ketika seseorang mabuk, dia mengeluarkan semua unek – unek dan perasaan dalam hatinya. Jadi saya mau kasih sebuah validasi bahwa yang saya ucapin tadi malam, itu bener – bener isi hati saya." Jelas Doyoung membuat Ah Ra menatapnya tak percaya.
"Saya nggak pernah mainin kamu, berfikir sedikitpun nggak pernah."
"Jangan jauhin saya lagi, Ra."
"Saya sayang banget sama kamu." Doyoung menatap mata Ah Ra dengan tatapan lembut, mengusap pipi gadisnya pelan dan tersenyum.
"Ah Ra juga sayang sama Kak Doy." Balas Ah Ra yang seketika membuat Doyoung menarik tubuh Ah Ra dan mengecup bibir gadisnya untuk kedua kalinya. Melumatnya perlahan dengan lembut, menyalurkan semua perasaan cintanya untuk gadisnya ini.
"Kali ini saya boleh kan cium kamu? Sekarang status kita udah jelas." Ucap Doyoung ketika mengakhiri ciumannya yang mengakibatkan timbulnya semburat merah di pipi Ah Ra.
"Ciuman ketiga dengan orang yang sama."
"Jangan pernah lupain ciuman kita. Don't you dare to forget the taste of my lips, cuz I wont forget the taste of your lips." Bisik Doyoung di telinga Ah Ra yang membuat Ah Ra bergidik geli mendengarnya.
"Mesum!" Teriak Ah Ra membuat Doyoung tertawa dan kembali memeluk gadisnya dengan erat.

KAMU SEDANG MEMBACA
(2) Bucin - Doyoung
Historia CortaImagine that being Doyoung's bae 24/7 "Kak Doy, nggak capek nyelesain kasus orang lain mulu? Kasus hati aku kapan?" "Saya udah kebal sama gombalan kamu. Untung sayang." Let's see how Doyoung become a bucin 24/7. #BucinSeries