Sinopsis :
Lolos dari jerat kematian sebanyak dua kali tak lantas membuat Yennifer Oakley Harris merasa bahagia. Wanita berambut pirang yang biasanya tampil anggun dengan pakaian yang modis itu, kini harus terkungkung dalam jurang kegelapan dan kesa...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Canada in the Autumn Season
8th years ago...
Hari itu, ketika langit terlihat begitu mendung dengan angin kencang yang bertiup-membawa hawa dingin musin salju yang sebentar lagi akan datang. Yennifer yang kala itu baru saja pulang dari taman sekolah setelah menemui Andrew pun langsung masuk ke dalam mansion yang terlihat sepi. Tanpa mengucapkan salam apa-apa, Yennifer langsung masuk dengan membawa kue ulang tahun yang diberikan Andrew untuknya.
Namun, baru saja ia masuk ke area ruang santai, langkah Yennifer langsung terhenti tat kala ia melihat beberapa anggota keluarga inti klan O'Brian telah berkumpul. Ayah, ibu, kakek dan pamannya yang saat itu tengah berunding membicarakan sesuatu langsung mengalihkan perhatiannya kepada Yennifer.
"Lihat, pemeran utama kita hari ini baru saja kembali," ujar Anthony O'Brian-anggota tertua klan O'Brian sekaligus kakek dari Yennifer dan para sepupunya, termasuk Justin.
Rion dan Axille yang saat itu tengah duduk berhadapan dengan Karl O'Brian-adik kandung Rion yang merangkap sebagai paman Yennifer pun hanya bisa diam-semakin merasa benci dengan puteri kandung mereka.
Yennifer yang tidak mengerti apa-apa pun pada akhirnya hanya bisa terdiam dengan raut bingung. Menatap wajah kedua orang tuanya pun rasanya percuma, karena pada akhirnya mereka akan membuang muka-merasa tak sudi menatapnya dalam jangka waktu yang lama.
"Habis pulang sekolah, Nona Muda?" tanya Anthony dengan senyum tipis yang terlihat begitu mengerikan di mata Yennifer.
"I-iya," jawab Yennifer dengan jantung yang berderak kencang.
"Ayah, tidak bisakah-..." Perkataan Rion langsung terhenti saat Anthony mengangkat sebelah tangannya -seolsh memberi pertanda kepada putera keduanya untuk tidak berbicara lebih jauh.
Rion yang mengerti pun langsung terdiam. Membuang muka.
Perlahan, Anthony pun beranjak dari tempat duduknya. Dengan dibantu oleh tongkat yang ia pegang, pria tua itu mendekati cucu perempuannya yang selalu saja membawa petaka. Yennifer yang melihat jika sang kakek mendekat pun semakin mengeratkan genggamannya pada kantong plastik yang ia pegang.
"Apa kau habis menemui kekasihmu?"
Deg!
Yennifer belia langsung menegang saat Anthony bertanya mengenai hal itu.
Ada apa ini?
Kenapa kakeknya bertanya seperti itu?
Apa dia sudah mengetahui perihal hubungannya dengan Andrew?
Tapi, bagaimana bisa?!
Selama ini Yennifer tidak pernah menunjukkan apalagi sampai menceritakan hal setabu itu kepada orang lain.
"Jawab aku, Nona Muda," ujar Anthony dengan nada yang menyindir. Meski pria tua itu tersenyum, namun senyuman itu tak cukup kuat untuk menutupi raut dingin yang menyimpan sejuta emosi pemimpin klan O'Brian itu.