Waktu begitu cepat berlalu, hingga satu menit yang lalu terlewati begitu cepat dengan satu menit yang akan datang..
Ilham duduk di ayunan berwarna putih di sebuah taman di belakang rumah Ilham..
Ilham terdiam dengan kakinya menggerakan ayunan itu agar tetap berjalan..
Mata ilham terlihat kosong memikirkan banyak hal tentang dirinya bersama kenangan di dalam rumah ini..
Sunggu Ilham tidak menyangka dengan nasib dirinya yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya..
"Bagaimana ilham..?
Mata ilham melirik saat tersadar suara seseorang yang tiba tiba saja berada di samping tubuhnya..
Ilham terdiam dengan wajahnya yang masih fokus lurus kedepan..
"Apa kamu nampak senang .? "
"Jangan mengejek.. "
"HAHAHA.. "
Pria itu benar benar menertawakan nasib dirinya, Ilham terdiam masih menatap lurus kedepan tanpa menghiraukan suara tawa pria itu..
"Paman.. "
"... "
"Aku.. "
"Aku sudah tau semuanya.. "
Kini giliran pria itu yang terdiam menatap Ilham..
"Se.muanya.. "
"Selanjutnya..? "
"..? "
Ilham melirik tajam wajah pria itu..
"Aku.. Aku tidak tahu.. "
"Apa kamu menyerah..? "
"Hah..?! "
"Hmm..? "
"Tentu saja tidak..! "
"HAHAHA..! "
mendengar pria itu menertawakanya lagi Ilham bangkit dari duduknya diatas ayunan berwarna putih itu..
"Aku tidak akan menyerah paman.. "
"Menyerah hanya akan membuatku terlihat gagal.. "
Pria itu berjalan mendekati punggung ilham yang masih terdiam dengan menatap kosong arah didepanya..
"Terus berjuang Ilham.. "
"Walaupun takdirmu tidak sebaik yang di harapkan.. "
"Apapun takdirmu itu semua yang di pilihkan tuhan untukmu ham.. "
"Dan pilihan tuhan adalah pilihan yang terbaik.. "
"Benar.. "
"Jalani saja takdirmu ham.. "
Ilham membalikan tubuhnya menghadap pria itu.. Walau perasaanya terlihat bimbang namun ada sedikit kelegaan di hatinya saat mendengar ucapan pria itu..
"Aku akan terus mencobanya.. "
"Sampai semua berakhir.. "
"Bagus .. "
Pria itu menepuk pundak ilham memberi dukungan atas keberanian ilham dalam mengambil keputusan..
"Jadi ... "
"Kapan kamu akan mencobanya.. "
"Sekarang..! "
*Wushh*
Angin kencang itu menyapu tubuh ilham seperti memberi dukungan atas apa yang akan ilham lakukan..
Sungguh ilham berharap ini adalah akhir dari segalanya..
Entah di hati kecilnya ia merasa tidak menginginkan untuk bangun dan kembali menjadi manusia normal pada umumnya..
Namun di lain sisi ia menginginkan sebuah kehidupan yang nyata bisa bersama ibunya dan orang yang menyayanginya..
Dan juga bertemu kembali dengan ajeng..
KAMU SEDANG MEMBACA
Hello, My Yesterday [ FINISH ]
Short StoryNamanya Ajeng dia adalah murid kelas 7B di SMP Negri Nusantara, Ajeng memiliki paras yang cantik namun sayang dia memiliki sifat yang buruk terhadap orang lain. Pada suatu pagi Ajeng melakukan kesalahan yang fatal sehingga membuatnya hampir di kelu...
![Hello, My Yesterday [ FINISH ]](https://img.wattpad.com/cover/215188357-64-k743915.jpg)