MALAIKAT MENYEBALKAN

571 91 11
                                        

Suasana pagi di halaman sekolah semakin ramai dengan murid murid yang bersiap memasuki kelas masing masing.

Ajeng masih berdiri mematung menatap seseorang yang berada tak jauh dari pandangan matanya..

Tanganya menunjuk anak baru itu dan mengingat dimana dia pernah bertemu dengan anak laki laki itu..

"Dia kan anak rese yang nabrak gue waktu itu.. "

Ajeng terlihat berbicara sendiri mengenai anak yang pernah ia temui di suatu tempat..

"Ngapain dia di sini.. "

Saat ajeng berbicara sendiri ajeng di kagetkan dengan suara teman temanya yang menyambutnya dari belakang..

"AJEEENGGG..!!! "

Suara mereka begitu menggema membuat jantung ajeng hampir copot di buatnya..

"Astaghfirullohh.. "

Ajeng memutar tubuhnya dan melihat segerombolan murid perempuan berada di belakangnya..

Masih ingat dengan gank ajeng ??
Iyee ituu lah merekaa..
D'Nyonyah dengan 4 personil siswa yang dikenal dengan kaum sosialita yaitu Ica, Sekar,  Sella dan Ajeng .

Teman teman ajeng di buat kaget oleh ucapan ajeng saat mendengar ajeng beristighfar saat mereka mengaggetkan ajeng..

"Lo ajeng kan..? "

"Apaa si cha.. '
" Iyaa bener ini gue.. "

"Tumben amat lo beristighfar .. "
"Hahahaha.. "

"Apaan si.. "

Tema  teman ajeng terlihat terheran dengan perilaku ajeng sekarang.

*tengtengteng*

Suara bel tanda masuk berbunyi membuat ajeng CS kompak melanjutkan langkahnya menuju kelas mereka.

Sesampainya di kelas rasanya sudah lama sekali ajeng tidak merasakan suasana kelas yang ramai ini..

Ajeng masih terbayang bayang dengan suasana bukit yang sejuk dan tenang...

Ajeng menghempaskan nafasnya adan berjalan menuju tempat duduknya..

Menyadari ajeng memasuki kelas seluruh penghuni kelas terdiam merasa tak nyaman dengan kehadiran ajeng dan juga teman temanya..

"Rara lo udah sembuh..? "

Rara tersadar seseorang menghampirinya dan menanyakan keadaanya....

"Eh..? "
"A.. Ajeng.. "
"Aku udah sembuh jeng.. "

"Syukur deh.. "

"Aku denger ayah kamu kecelakaan yah jeng..? "

"Iya ra.. "

"Sekarang gimana keadaanya ra..? "

"Sekarang udah baikan ra.. "

Dari bangku paling belakang terlihat Ica tak percaya dengan tingkah ajeng yang tidak seperti biasanya terlihat akrab berbicara dengan teman yang bukan dari gank nya..

"Ajeng..!! "

Mendengar seseorang menyerukan namanya ajeng langsung mencari sumber suara itu..

"Ica..? "

"Jeng lo kesurupan setan apa..? "
"Sini gue cek suhu tubuh lo.. "

Ica terlihat memaksa menyentuh jidat  ajeng.

"Apaan si ca.. "

"Lo beneran ajeng..? "

"Iyaa ini gue Ajeng..!! "

Hello, My Yesterday  [ FINISH ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang