Jalanan ibu kota yang ramai di siang itu..
Ajeng memandangi kaca jendela mobil miliknya yang sedang di kendarai wahab menuju Rumah Sakit tempat dimana ajeng ingin mengembalikan tasbih milik Mira yang ia temuai beberapa hari yang lalu...
Tangan ajeng memegang sebuah buku kecil yang ia temui saat bertabrakan dengan Rio di sekolah..
Ajeng sempat membaca tulisa tulisan singkat yang berukuran besar .. Namun ajeng benar benar tidak mengerti dengan maksud dari tulisan tulisan itu..
-AKU AKAN MENEMANIMU-
-AKU SAUDARAMU-
Itu lah salah satu tulisan yang ada di buku kecil itu..
Ajeng tidak habis pikir dengan pemilik buku itu, tidak seharusnya tertulis nama Ilham di buku itu..
Bukankah itu milik Rio ..?
Tidak buku itu bukan milik rio..
Itu yang membuat ajeng belum mengembalikan buku kecil itu pada rio..
🍃
*tak tak tak*
Suara langkah kaki ajeng menggema di koridor Rumah sakit yang terlihat sepi ..
*deg*
Tiba tiba saja langkah ajeng reflek terhenti, jantungnya terasa berdebar kencang entah apa yang membuat jantungnya berdebar..
Ajeng benar benar seperti merasakan kecemasan di hatinya.. Entah apa yang membuatnya seperti itu..
Namun ..
Ajeng benar benar merasakanya..
Kedua tangan Ajeng memgangi dadanya ..
Kemudian berlahan menarik nafasnya..
Ia yakin ini hanyalah perasaanya saja kemudian melanjutkan langkahnya mencari Keberadaan mira ....
🍃
Di pundak pria itu terlihat mona tertidur lelap di bahunya..
Mona benar benar menikmati dan merasa nyaman berada di pundak Ayahnya..
Siang hari menjelang sore itu Ilham dan Pria Itu memgantar Mona kembali ke panti Asuhan..
Setelas sampai di depan gerbang Panti pria itu membangunkan Mona dan menurunkanya dari pundaknya..
Pria itu membungkuk mensejajarkan tubuhnya dengan mona..
Dengan raut wajah yang menahan tangis pria itu berpamitan pada mona..
"Mona.. "
"Maafkan Ayah mona.. "
"Ayah harus pergi .. "
"Pergi kemana ayah..? "
"Ayah mau menemui ibu mu Mona.. "
"Ayah mau jemput Ibu pulang..? "
"Tidak mona .. "
"Mona Jaga diri baik baik yah.. "
"Mona jangan pernah sedih .. "
"Ayah akan selalu bersama mona.. "
"Tapi mona takut yah.. "
"Mona jangan takut yah.. "
"Kan ada Allah.. Yang akan selalu jaga mona.."
"Ehem.. "
Wajah polos mona ter lihat serius menatap wajah ayahnya..
"Ayah.. "
"Mona Janji gak akan sedih lagi.. "
"Mona juga janji gak akan takut lagi.. "
Mata pria itu memejam di iringi air mata yang tiba tiba saja mengalir di pipinya..
Kemudian dengan erat memeluk tubuh kecil mona..
Ilham memandang pria itu.. Sungguh terlihat payah .. Benar benar Tak sebanding dengan badan besarnya..
Bibir Ilham tersenyum tipis namun dengan mata yang sedikit berkaca kaca karena melihat pria angkuh nan lembut itu menangis di pelukan gadis kecilnya...
KAMU SEDANG MEMBACA
Hello, My Yesterday [ FINISH ]
Historia CortaNamanya Ajeng dia adalah murid kelas 7B di SMP Negri Nusantara, Ajeng memiliki paras yang cantik namun sayang dia memiliki sifat yang buruk terhadap orang lain. Pada suatu pagi Ajeng melakukan kesalahan yang fatal sehingga membuatnya hampir di kelu...
![Hello, My Yesterday [ FINISH ]](https://img.wattpad.com/cover/215188357-64-k743915.jpg)