"Berhati-hatilah, Dia tak mencintaimu dengan tulus. Dia menginginkan sesuatu darimu"
⭐⭐⭐
Cahaya pagi dari sela sela gorden jendela kamar mmembangunkan prilly dari tidur cantikny.
"Jam brapa sih ini, matahari uda nyentrong ajah. Males banget deh pergi kuliah hoaammmm" gumam prilly berusaha membuka matanya dan beranjak dari ranjangnya. Ia segera mandi bersiap seperti biasanya untuk memulai aktivitas rutinnya.
Seperti biasa mereka slalu makan pagi bersama. Prillypun keluar dari kamar lalu turun menuju meja makan.
"Pagi mah pagi pah" Seperti biasa juga prilly menyapa mama dan papanya dengan senyum cerianya.
"Pagi princess, ayo duduk" balas papa dan mama membalas senyuman bungsunya tersebut.
"Sayang, hari ini mama mau nemenin papah ke Balikpapan untuk urusan kantor. Kalian jaga rumah baik baik ya" ucap mama
"Yang akur jangan berantem. Siang ini papa berangkat, kalian jaga diri baik baik ya" lanjut papa sambil melahap makanannya
"Siap boss" jawab prilly. Tak kaget jika papa mama bilang secara tiba tiba. Mereka emang sering dadakan pergi kalau untuk urusan kantor cabang papanya yang di luar kota.
"Prilly berangkat dulu ya pah mah" Prilly memcium tangan dan pipi mama kemudian mencium tangan dan pipi papanya
"Gak mau nunggu gue loe?" tanya riian namun prilly tak menjawab
"Assalamualaikum" ucap prilly berlalu.
"Walaikumsalam"
"Prilly masi marah sama gue?" batin riian
"Aku juga berangkat deh mah pah, uda siang. Assalamualaikum" Riian ikut berpamitan menyusul adiknya.
"Walaikumsalam, jaga adikmu ya bang" pinta sang mama.
Riian hanya mengangguk dan berlari menuju mobil.
Sepanjang perjalanannya menuju kampus riian tak melihat prilly sama sekali.
"lewat mana si loe dee, apa mungkin loe naek taxi. Semoga aja dia uda dikampus" Gumam Riian mengedarkan pandangannya mencari prilly dan tetap fokus mengemudi.
***
Prilly tiba dikampus dengan supir papanya. Yeah ternyata prilly minta diantar sama Mang Riadi.
Prilly membuka pintu mobilnya lalu turun "makasi mang, ntar kalo aku minta jemput aku tlp ya mang"
"Siap non, saya balik dulu non" balas mang Riadi.
"Ati ati mang"
Prilly langsung berjalan melewati koridor kampus dan disapa hangat oleh mahasiswa mahasiswa yang melihat Prilly.
Ali melihat prilly yang datang tak bersama Riian. Langsung menghampiri prilly.
"Kok tumben dia sendiri? Mana Riian?" Ali berjalan menghampiri prilly.
"Pagi prilly" Sapa Ali.
"Pagi ali" jawab prilly menarik kedua ujung bibirnya.
Ali heran karna prilly yang tiba tiba ramah kepadanya dan tak seperti biasanya.
"Kenapa tuh anak, tumben banget" batin ali memperhatikan prilly yang berjalan di koridor kampus dan ali langsung menyusulnya.
"Prill loe baik baik aja kan?" tanya ali berjalan di samping Prilly.
"Gue gak papa kok li? Emang kenapa?" Jawab prilly santai sambil berjalan dan mendongak ke arah Ali sekilas.
"Gak biasanya loe ramah sama gue"
KAMU SEDANG MEMBACA
Love is never wrong!! (AliPrilly)
RandomPrilly adalah seorang mahasiswa ekonomi disalah satu Universitas Jakarta. Dia tinggal dengan Mama Papa dan Kakak Lelakinya, hidup didalam keluarga yang berkecukupan. Orangtuanya seorang pengusaha yang memiliki beberapa cabang dikota lain. Dalam hubu...
