"Kamu dimana, Babe?" Sapa Bagas saat ku angkat teleponnya."Aku di... depan apotek, Gas."
"Ya sudah, tunggu aku disana, aku lagi jalan keluar. Aku kan sudah bilang kalau tiba, kasih tahu aku, Ra."
"Iya. Ya udah aku tung—"
"Ara."
"Mas Arya."
Aku begitu kaget saat melihat Mas Arya tiba-tiba saja ada di belakangku.
"Ra.. Hallo.."
"Eh, iya." Kembali ku tempelkan handphone di telingaku.
"Aku bentar lagi sampe." Bagas memutus sambungan teleponnya.
"Kamu sedang apa disini, Ra?"
"Mmm.. Aku jeng—"
"Babe. Ayo, kamu udah ditungguin dari tadi." Suara Bagas membuat jantungku melorot.
Baca selengkapnya di aplikasi KBM App.
KAMU SEDANG MEMBACA
Do You Remember?
RomanceKalau ada yang bilang, pertemanan dua orang yang berbeda jenis kelamin tanpa ada "rasa" sedikitpun diantara mereka, itu bohong. Contohnya, aku. Arabella Putri, yang masih terjebak dengan perasaan masa lalu. Dan dia, lelaki berwajah menggemaskan itu...