DYR 35

707 22 0
                                    


Hatiku terasa lega. Buru-buru aku masuk ke dalam mobil.

"Babe, kamu nangis semalaman?" Tanyanya karena melihat kelopak mataku yang besar.

Aku mengangguk. Bagas mencondongkan tubuhnya untuk memelukku. "Sabar Babe. Akan ada pelangi setelah hujan." Ujarnya menghiburku.

"Kalau banjir gimana?" Gerutuku.

Tiba-tiba terdengar suara pagar yang dibuka paksa, mengalihkan pandangan kami keluar kaca.

Ku lihat Mama sudah berderai air mata. Refleks ku buka pintu mobil Bagas.

"Ara.. Papa kecelakaan." Ucap Mama histeris.


Baca selengkapnya di aplikasi KBM App.

Do You Remember?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang