"Ra, sini aku bisikin kalau kamu mau bayar."
"Enggak. Nanti kamu minta yang aneh-aneh."
"Ck.. Enggak, Babe."
Ragu-ragu ku dekati telingaku pada Bagas. Aku takut dia menjahiliku.
"Panggil hubby biar lunas." Pintanya.
Aku tertawa mendengarnya. Sementara Bagas memainkan alisnya dengan senyum mengembang.
"Deal. Bagas udah tajir, harusnya aku minta lebih." Cengirku.
"Semuanya milik kamu, kalau kita nikah, Ra."
Duh, seneng dengernya, Gas. Maaf bukan matre, tapi realistis, kan? Cewek mana yang gak mau sama cowok yang udah sukses? Potong kuping gajah atau lidah buaya kalau ada yang nolak.
Baca selengkapnya hanya di KBM App..
KAMU SEDANG MEMBACA
Do You Remember?
RomanceKalau ada yang bilang, pertemanan dua orang yang berbeda jenis kelamin tanpa ada "rasa" sedikitpun diantara mereka, itu bohong. Contohnya, aku. Arabella Putri, yang masih terjebak dengan perasaan masa lalu. Dan dia, lelaki berwajah menggemaskan itu...
