Setelah aku masuk ke kamar Bianca, aku merasakan sesuatu yang aneh. Aku mencium bau manusia dan bau yang menyerupai bau manusia. Aku bisa bilang itu bau kulit manusia sintetis. Aku menemukan buku harian yang biasanya selalu disembunyikan di bawah lantai. Dulu, sesuatu yang sangat pribadi sering ditulis dalam buku harian. Tapi, di zaman ini, sudah jarang seseorang menulis di buku harian. Biasanya mereka menulis di social network status yang ada di Net. Tapi, buku harian itu tetap kuberikan kepada Detektif Halim, majikanku.
Bagiku, dia bukan sekadar majikan yang memberiku makanan atau kudapan. Aku pun dianggapnya sebagai anak atau keluarga yang berharga. Setiap pagi dia menyediakan makan untukku dan keluarga di rumah.
Aku dulu ditinggalkan oleh majikanku karena aku adalah anjing German Sherperd Albino yang tidak memiliki kekebalan tubuh. Aku anjing yang lemah. Aku telah menjadi kelinci percobaan dalam proyek K9X. K9 adalah kode untuk anjing polisi yang digunakan sebagai pelacak. Tapi, aku adalah mantan anjing polisi yang dipekerjakan kembali. Anjing yang lemah akan disuntikkan serum Luna Nera. Proyek itu disebut Cerberus, yang diambil dari nama anjing neraka dalam mitologi Yunani. Jenis serum yang berbentuk Nano Machine itu mengandung protein dan berwarna hitam seperti pasir hidup. Itulah sebabnya disebut Luna Nera. Serum itu mempercepat kepandaian dan indra-indra yang lain sekaligus memperlambat proses penuaan dan memperpanjang umurku. Karena itulah kini aku sudah mencapai usia 25 tahun. Stamina, kecepataan, dan ketajaman indraku 10 kali lebih baik dari serigala. Proyek itu telah berhasil membantu kepolisian. Aku ini bisa dibilang adalah Cerberus generasi pertama. Karena aku dinyatakan sudah tua, aku kemungkinan dinyatakan pensiun oleh kepolisian dan akan segera dimatikan. Mereka tidak tahu efek samping dari project Cerberus, yaitu memperlambat penuaan. Sebelum aku sempat dimatikan, Detektif Halim mengambilku dan mengasuhku seperti anaknya sendiri.
Dia menyediakan sepiring sarapan dan 2 cangkir teh untuk keluarganya. Meskipun tidak ada siapa-siapa lagi di rumah, setiap pagi dia selalu membuat situasi seakan-akan istri dan putrinya masih ada. Dia meletakkan secangkir teh di depan foto istrinya dan juga secangkir teh di depan foto putrinya sambil berkata,” Selamat pagi, mari kita makan. Kuharap ini hari yang baik.” Dia tersenyum setelah berkata demikian seakan-akan mereka masih ada di sana bersamnya. “Aku dan Elizabeth akan kembali bekerja kembali.”
Dari yang terlihat, Detektif Halim cuma seorang lelaki tua yang pintar dan menjalani hidup yang sangat sederhana. Sebenarnya dia tidak hanya pintar, dia jenius! Kemampuannya melebihi manusia biasa. Kemampuan ingatan fotografisnya sangat akurat dan kemampuan membacanya sangat cepat.
Aku tahu kemampuannya setelah dia masuk ke dalam ruangan berisi server Celibrox yang disebut Virgil—yang diambil dari nama penyair romawi yang ada di dalam puisi Dante Alighieri, Inferno. Virgil membutuhkan 10–20 orang untuk memerhatikan kamera yang dipasang di seluruh kota yang berjumlah 3.000 kamera. Mesin itu juga membutuhkan AI yang bekerja dengan sendirinya untuk mengintai penjahat atau korban yang dibunuh. Tapi, Detektif Halim bisa melebihi mesin itu. Dia melihat semua layar yang tunjukan oleh Virgil dalam beberapa detik. Dalam beberapa detik, dia mengetahui letak penjahat yang dicari bersembunyi. Dia cuma mengeluarkan satu kalimat, “Aku menemukan orangnya,” dan langsung menyebutkan alamat orang tersebut. Jika sudah begitu, dia hanya akan berkata, “Semua yang diberikan oleh Tuhan harus dimanfaatkan dengan baik.”
Detektif Halim masuk ke dalam ruangan dan menyuruh orang-orang di sana untuk berkerja dan mencari rekaman video pada kemarin malam. Dia ingin membuka rekaman video yang menunjukkan gang sempit. Dia juga ingin melihat rekaman video sebelum kejadian terjadi.
Gambaran menunjukkan bahwa waktu kejadian adalah setelah Bianca selesai bekerja dan pulang ke apartemennya. Detektif Halim memerhatikan dengan sangat cermat. Pada saat seperti itu, kebiasaannya muncul. Kalau ia sedang berpikir dan sedang asyik sendiri, dia suka memainkan jari-jari tangan kirinya seperti sedang mengetik kode atau menghitung penebakan angka-angka.
Dia melihat Bianca memasang Celibrox-nya untuk online di Sex Server. Dia tetap bekerja sambil jalan. Dia mulai masuk ke dalam apartemennya.
Kamera di luar tetap mengambil gambar, tapi apartemen Bianca tidak memiliki kamera. Ada beberapa apartemen yang tidak memasang kamera.
Dalam beberapa jam kemudian, Bianca terlempar keluar dari jendela apartemennya. Banyak orang berkumpul melihat mayat jatuh, tapi ada seseorang yang tertangkap kamera yang menjadi perhatian oleh Detektif Halim. Orang tersebut keluar dari apartemen dengan wajah kabur karena kamera tidak dapat membaca wajahnya.
Setelah Detektif Halim memberikan informasi tentang gambaran pembunuhan, dia melihat wujudnya. Di dalam kamera hanya muncul gambaran korban yang sedang diikuti. Ternyata penguntitnya tidak terlihat oleh kamera di mana pun. Orang itu memakai baju hitam.
“Baju magnet” Detektif Delacroix menebak langsung.
“Baju magnet?” Detektif Halim langsung bertanya.
“Baju magnet baisanya digunakan untuk menghindari kamera karena baju itu dapat merusak rekaman kamera apa pun. Baju magnetis biasanya dipakai oleh mata-mata untuk masuk ke sebuah negara. Produk ini bisanya dipakai oleh militer dan dibuat oleh VOX Corps.”
“Bagaimana peralatan militer bisa jatuh ke tangan orang lain?”
“Rasanya susah yang memakai baju magnet, bisanya orang yang memakai baju ini harus mengunakan DNA scanner dan hanya orang tertentu yang bisa pakai. Kemungkinan ada pasar gelap yang menjual baju itu.”
“Apa ada pasar gelap di sini?”
Baju Magnet adalah baju khusus untuk menghindar dari kamera. Baju ini juga sangat berguna melindungi badan dari peluru. Baju ini perlu di-charge untuk digunakan.
“Aku kenal Triad dan Yakuza sering memakai baju magnet untuk berperang antar geng. Sebaiknya kita mengunjungi mereka.”
“Tunggu, Anda harus bicara baik-baik sama mereka. Saya tidak ingin terjadi kekacauan di daerah Pecinan di kota ini.”
Biasanya Yakuza dan Triad berkumpul di Pecinan. Tapi, yang tinggal di daerah itu bukan hanya orang China, orang-orang Asia lainnya, termasuk Jepang, Korea, Thailand, Vietnam, Indonesia, Burma, dan Kamboja, juga tinggal di sana. Detektif Delacroix dikenal dan dibenci oleh geng-geng Asia. Ketika Detektif Delacroix sudah berhadapan dengan mereka, ia selalu berkomukasi bahasa kekerasan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kancil dalam Boneka
Ficção CientíficaYraquela merupakan sebuah kota yang sangat maju. Kota itu bisa disebut kota utopia masa depan pada abad ke-26. Kota dengan teknologi yang sangat maju ini dibangun oleh sebuah perusahaan terkenal, yaitu VOX Corps. Meskipun begitu, di kota yang tenang...
