LXVII. ✾ Penipu Ulung ✾

7 0 0
                                        

Ainsley tersenyum, ia melirik Hugo yang berdiri tak jauh di sebelahnya lalu Luke di sisi berlainan. Memang kondisi mereka berada di situasi terdesak, namun percayalah ide brilian milik Ainsley selalu menjadi kunci utama untuk keluar dari masalah pelik. Hugo menyeringai sementara Luke mengangguk setelah mendapati isyarat mata kedua rekannya.

"Tangkap mereka!" Sesaat Julian Baltimore memberikan perintah, Luke sudah terlebih dahulu memberikan ilusi ribuan kalajengking kecil mengelilingi orang-orang tamak itu satu per satu, alhasil mereka ketakutan dan beralih fokus pada hewan beracun yang datang entah dari mana. Hanya pasukan milik Julian Baltimore yang bisa melihatnya, Luke sengaja memberikan ilusi untuk mereka.

"Apa yang kalian lakukan? Cepat tangkap mereka!" Julian, pria berusia sekitar tiga puluh tahun---berambut merah---tampak marah sekaligus bingung dengan situasi yang terjadi, seluruh anak buahnya ketakutan seperti dikelilingi oleh sesuatu.

Ainsley tersenyum. "Kerja bagus, Luke." Lantas ia segera mengeluarkan beberapa tali dari ransel serba gunanya, untung saja Ainsley mampu memperkirakan situasi yang akan terjadi ke depannya sehingga mereka sudah mempersiapkan berbagai macam barang dan strategi untuk menghadapi wali kota ataupun Fis sekalipun.

Hugo segera mengambil tali-tali milik Ainsley. Sengatan listrik perlahan-lahan keluar dari tangannya, laki-laki itu dengan gesit berlari lincah mengikat satu per satu pasukan bertopeng. Hanya membutuhkan waktu kurang dari lima belas detik, Ainsley dan rekan-rekannya mampu meringkus sekumpulan pria terlatih dalam sekejap. Aksi ajaib mereka membuat Tuan Baltimore terkejut bukan kepalang.

Kini, Hugo tersenyum penuh kemenangan seraya menepuk-nepuk tangannya yang kotor. Ainsley menyeringai, memandangi Julian Baltimore yang mati kutu di hadapannya. Jelas, sekarang orang kaya itu sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi sekarang.

"Anda kalah, Tuan. Sudah siap diadili?" Ainsley bersedikap dada, melirik tajam ke dalam sorot mata biru milik sang wali kota. Sekejap, Hugo mengikat tubuh Julian dengan erat, menghiraukan keluhan yang keluar dari bibir busuknya.

Luke berkacak pinggang, lantas ia tersenyum senang memandangi hasil dari kerjasama mereka bertiga. "Semudah itu, heh? Dosa ternyata tidak sebanding dengan---"

"Apa yang terjadi?!" Tuan Blake Dirgory secara tiba-tiba datang membawa beberapa pria berseragam yang diduga oleh Hugo sebagai tim penyelamat ke puncak menara. Rasa penuh syukur dan kegelagahan sekejap menimbul cerah dari dalam lubuk hati. Sekumpulan pria itu tampak gagah, mereka berusaha mengurung tubuh pasukan bertopeng satu per satu.

"Paman Blake?! Untungnya Paman datang tepat waktu. Kami bertiga berusaha meringkus wali kota, dia melakukan tindakan kriminal dengan menghancurkan Shea dan menculik keluarga Felton, Orion, Boby hingga Jeffrey." Hugo menjelaskan, dia dengan penuh kebanggan berjalan menyusuli Tuan Blake---idola sekaligus pamannnya---yang terdiam membaca situasi. "Mereka harus ditangkap!"

Luke memucat, sementara Ainsley menyoroti tajam mata abu-abu milik Blake. Sekejap, ia beralih memandangi Keluarga Felton, Orion, Boby dan Jeffrey yang tengah diikat dengan mulut disumpal oleh kain. Sorot mata mereka menajam, sembari menggeleng takut. Seakan memperingati Ainsley.

Ainsley memutar otak, serentetan kejadian di atas Menara AZ seketika memenuhi benaknya. Lalu ia tersadar, setelah salah satu tangan dari tim penyelamat hendak membukakan tali yang mengikat tubuh sang wali kota. "K-kau! Kau adalah dalang utamanya!" ujarnya seraya menunjuk tepat ke arah Tuan Blake.

Hugo membelalakkan kedua mata tidak percaya. "Kau bicara apa? Paman Blake datang untuk menyelamatkan kita."

"Tidak." Ainsley mengambil sebilah pedang yang direkatkan pada saku roknya, untung saja benda itu tidak diambil sewaktu ia diringkus oleh pria bertopeng. Lantas Ainsley berlari lalu menempelkan pedang itu pada leher Tuan Blake. "Dia adalah penipu cerdas, bukankah begitu, Tuan Blake Dirgory?"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: 2 hours ago ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Ainsley Tricks: The Mysterious Puzzle Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang