Ainsley Felton, gadis manis yang tidak pernah percaya pada keajaiban. Hidupnya berubah terbalik ketika mengunjungi kakeknya di Kota Shea. Kota misterius yang tidak pernah terlihat di peta maupun satelit.
Awalnya, liburan akhir tahun di Kota Shea ada...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku melihat sesuatu di belakangmu, Sepertinya makhluk itu sangat menyukaimu.
~¤¤~
Pagi telah tiba. Suara kicauan burung pipit terdengar merdu di balik pepohonan. Cahaya mentari pagi menembus masuk melewati jendela reot yang tidak tertutup oleh tirai. Ainsley terbangun seraya mengerjap-ngerjapkan kedua matanya yang indah agar terbiasa dengan cahaya di pagi hari.
"Jam berapa sekarang?" gumamnya sembari menatap langit-langit kamar. Ainsley menolehkan kepalanya ke kiri untuk mengecek tempat tidur Isabel. Tetapi bukan tempat tidur yang ia lihat, melainkan wajah dengan iris mata berwarna biru besar tengah menatapnya tanpa berkedip seperti balita yang ingin diberi permen.
"Astaga!" kaget Ainsley hingga beranjak bangun dari ranjangnya. "Apa yang kau lakukan? Kenapa menatapku seperti itu?"
Isabel memutarkan matanya malas. "Kau ingat ini hari apa? Ayo tebak!" tanyanya gembira.