Alhamdulillah sudah sampai di part ini. Terima kasih atas segala bentuk dukungannya. Jangan lupa untuk meninggalkan jejak. Semoga cerita ini lancar sampai ending. Terima kasih.
Selamat membaca!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🎬🎬🎬
Diamond Real Estate No. 25 Atmaja's Family.
Kabar yang telah beredar di sosial media saat ini, membuat seluruh resort menjadi gempar. Lagipula, siapa yang tak tahu Asyilla? Aktris cantik Indonesia yang kini tengah naik daun karena pesona di film terbaru garapannya. Asyilla tak punya pilihan selain memakai room service karena selama makan di resto resort, dirinya menjadi buah bibir semua orang.
"Gue bosen banget," keluh Asyilla dengan mata yang melihat ke arah luar, memandang hamparan laut yang disajikan oleh alam.
"Belum mandi, Syil?" tanya Maria yang baru saja masuk. Asistennya itu membawakan makanan kesukaan Asyilla karena mendengar jika Asyilla tak nafsu makan setelah dirinya dijadikan objek gibah pegawai resort.
"Mbak Mar? Belum nih, males juga. Lagian nggak mau ke mana-mana sampai pers nanti. Pusing aku tuh, pengen jalan-jalan," balas Asyilla. Gadis itu kembali duduk di sofa kamarnya. Maria ikut duduk di samping Asyilla.
"Capek, ya jadi artis? Kenapa sih dulu kamu milih profesi ini? Bukannya kamu lulusan sarjana manajemen, ya?" tanya Maria. Memang Maria adalah asisten lama, hanya saja Asyilla jarang menceritakan keluh kesahnya. Gadis itu tertutup.
"Kalo ditanya capek, pasti capek sih, Mbak. Perjuangan sebelum terkenal itu bener-bener melelahkan, tapi banyak kenangan yang nggak bisa dilupain. Tapi kalo udah terkenal juga nggak enak. Iya sih banyak fans, tapi haters juga banyak. Apalagi kalo kena skandal, rasanya fans yang bener-bener fans itu bisa dihitung, kaya musiman gitu. Belum lagi haters yang suka teror atau kasih hate comment, intinya capek banget. Rasanya pengen berhenti, cuma kalo inget pengorbanan dulu, ya aku nggak bisa," ungkap Asyilla. Maria mengangguk mengerti.
"Pasti kemarin berat banget sampai kamu harus pilih jalan pintas, lain kali Mbak mau kok jadi tempat cerita kamu. Tinggal calling, dateng deh," balas Maria. Raut wajah sedih Asyilla berganti menjadi raut bahagia. Ia memeluk Maria erat.
Setelah adegan pelukan yang mengharukan itu, Asyilla segera menyantap makanan yang sudah dibawakan oleh Maria. Sekitar sejam lagi jumpa pers akan digelar di auditorium resort.
🎬
Asyilla baru saja memasuki auditorium, tetapi sudah banyak wartawan yang memotretnya. Flash satu dengan lainnya saling berkilat bergantian. Algebra mencoba melindungi Asyilla karena gadis itu tak nyaman. Keduanya segera duduk di kursi masing-masing. Ini adalah kali kedua jumpa pers karena skandal-skandal miring yang sengaja dibuat. Jangan bertanya mengapa Nevada tak datang bersama? Jawabannya karena lelaki itu sudah diminta untuk datang terlebih dahulu.