"Kemanaaaa?"
"Kondangan."
Sunghoon meminta Isa untuk menemani dia kondangan. Sebenernya yang dapet undangan itu ibunya, tapi dia disuruh buat dateng, gantiin.
"Emang siapa yang nikahan sih?" tanya Isa, dia males buat pergi-pergi hari ini.
"Anak temen mama."
Isa beranjak dari rebahannya. "Yaudah bentar, gue mandi dulu."
"Ih lo belum mandi dari pagi??" tanya Sunghoon sedikit sewot sih,
"Ho-oh mager."
Sebentarnya cewek itu = 1 - 2 jam. Sama kaya Isa, bilangnya 15 menit tapi ini Sunghoon nunggu sampai kram punggungnya.
"Lama banget anjir."
Isa mengangkat bahunya acuh, "Lebay! orang gue mandi cuma berapa menit doang."
( sunghoon nunggu di ruang tengah, jdi kalian jan mikir iya iya. )
"Yang simple aja make up nya." tutur Sunghoon sambil melihat-lihat semua make up Isa.
Isa menurut, memakai make up yang simple karena dia sadar kalau dia udah cantik natural.
"Eh lo ngamplop berapa dah?" tanya Isa seraya memakai liptintnya.
Sunghoon mengambil amplop putih untuk diterawang. "Limapuluh kayanya."
"Bukan punya lo ya?" tuding Isa dan diangguki oleh si lelaki.
"Kenapa gue harus ngamplop? yang diundang kan mama."
Isa menggeleng pelan, "Sinting!-- eh gue juga kaga ngamplop deh, kan gak kenal."
Kurang lebih ada setengah jam, Isa berdandan dan sekarang saatnya berangkat.
"Sumpah ini pertama kali gue kondangan, mana kaga kenal sama pengantinnya."
Sunghoon mendengarkan celotehan Isa, dari make up udah bener belom, bajunya rapih enggak, sampai mulai gibah.
"Eh kemaren lamtur bagi info lagi." ujar Isa sambil membuka ponsel untuk melihat postingan ig.
"Palingan gue yang viral."
Pede bgt astagfirullah. Pengin cubit jantungnya.
"Oooh jadi yang viral elo, yang ngehamilin janda? itu elo? ya tuhan, gue gak nyangka."
Sunghoon menjadi panik seketika, "Heh anjir lah! bukan! gue juga kaga tau! fix itu bukan gue!"
"-- rasain pede banget sih." gumam Isa.
Keduanya sampai di tempat tujuan. Dan seketika Isa jadi gugup,
"Duh kok gue gugup ya?"
Sunghoon menarik tangan Isa yang tadinya berada di depan dada untuk ia gandeng.
"Gapapa, santai aja."
Keduanya berjalan masuk dan langsung disambut oleh orangtua si pengantin.
"Tante, kata mama maaf gak bisa dateng jadi diganti Sunghoon."
"Ooh iya gapapa, makasih juga udah mau gantiin mamanya, Sunghoon."
Isa hanya bisa tersenyum, iyalah orang dia gak kenal siapa siapa.
"By! by! lihat deh, fotografer nya ganteng banget anjir!" pekik Isa tertahan sambil menatap mas-mas fotografer.
Tangan Sunghoon langsung menutup kedua mata Isa dan membawa gadis itu menjauh dari mas mas itu.
"Jelalatan!"
Isa melirik sinis lelaki di sampingnya ini. "Ngaca pak! ngaca!"
Karena tidak mau membuat malu diri sendiri, akhirnya Isa jalan terlebih dahulu untuk mengambil makanan dan diikuti Sunghoon.
---
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
ku ganti username, hehe
KAMU SEDANG MEMBACA
[✔] Young Fience
Fanfictionjadi intinya, kita sama sama nerima © 2021, planetjendral
![[✔] Young Fience](https://img.wattpad.com/cover/266567207-64-k100835.jpg)