Hari minggu, haikal biasa melakukan rutinitas nya yaitu jogging di taman dekat rumah bersama kak hito.
"Kal duduk dulu yuk, capek nih", bisa dilihat kak hito tengah mengatur nafasnya setelah melakukan jogging.
"Iya udah kak", akhirnya mereka duduk di salah satu bangku panjang di taman itu.
"Kamu mau minum dek?", tanya kak hito sambil menyodorkan botol minum.
"Ga usah kak buat kakak aja", menolaknya secara halus.
"Loh kenapa, emang kamu ga capek kal?", tanya kak hito.
"Ngga kak", jawabnya singkat sambil menggelengkan kepala.
"Kok aneh sih kal?"
"Aneh kenapa kak?", memiringkan kepala nya menatap kak hito.
"Ya aneh aja gitu, masa kamu ga haus sih kan kita udah muterin taman ini sampe 5 kali, kan aneh kan", jelas kak hito.
"Yeee kak hito mah, haikal juga ngerasain capek lah, haus lah, lelah lah, dan lain-lain. Tapi haikal cuma ga mau kak hito kecapekan, kan kak hito harus jagain haikal kan. Maka dari itu minumnya buat kak hito aja, haikal bisa minum dirumah nanti", jelas haikal panjang lebar lalu tersenyum.
"Ih kamu mah dek, kamu pasti juga capek kan. Kakak gapapa kok, nih minum airnya! Keliatan banget kamu juga capek dek", kak hito sambil menyodorkan botol minum.
"Ya udah deh kak, haikal minum", haikal menerima botol minum itu dan meminumnya.
"Nah gitu dong dek", kak hito sambil mengusap kepala haikal.
Setelah itu, ada yang memanggil mereka dari jauh. Mereka berdua menoleh ke arah sumber suara. Ternyata...
"Tooo!", teriaknya lantang.
Orang-orang itu menghampiri kak hito dan haikal.
"Eh kalian ngapain disini?", tanya kak hito.
"Main bola bekel", jawabnya ketus.
"Main bola bekel ngapain disini, dirumah kan bisa. Terus ini kenapa ada para curut disini juga?"
"Curut? Enak aja kita dibilang curut"
"Terus?"
"Cogan", ucapnya sambil menyisir rambutnya kebelakang.
"Setuju gua sama lu jef", ucapnya sambil merangkul bahu jefri.
"Cogan dari mana coba" , sinis kak hito.
"Noh buktinya para kaum hawa pada natap kita-kita, iya ga?", ucapnya sambil menunjukkan ke arah para kaum hawa yang tak jauh dari mereka dengan dagunya.
Kak hito hanya memutar bola matanya malas.
"Terserah lu dah jef", ucap kak hito mengalah.
"Bilang aja lu juga mau dibilang cogan", godanya kak jefri.
"Apaan sih lu!", kak hito memalingkan pandangannya ke arah lain.
"Eh itu curut-curut juga ada disini, lu pada ngajakin mereka?", tanya kak hito pada yang lain.
"Jefran! Rizal! Awal! Andray! Chiko! Kak Rizky! Sini!", teriak haikal memanggil orang-orang itu.
Orang-orang yang merasa nama terpanggil pun menghampiri haikal.
"Weh haikal lo disini juga?", tanya kak Rizky.
"Hehehe iya kak, ini abis jogging sama kak hito", jawab haikal.
"Kok kalian bisa disini? Dan ga ngajak-ngajak aku lagi", lanjut haikal.
"Yeh kita mah abis jogging juga, makanya kalo punya hp itu di pake dong. Gua udah share di grup pangeran jefran", jelas jefran.
KAMU SEDANG MEMBACA
Awal Dan Akhir || Lee Haechan
Novela Juvenil"Pesan terakhir terindah bagiku" "Hidup itu sulit, ya kita mati saja, simpel kan!" setiap cerita memiliki awalnya dan pasti ada akhirnya bahagiakanlah orang yang kalian sayangi, sebelum orang itu benar-benar pergi meninggalkan kalian @gita_nurjanah
