Maaf sebelumnya kalo dibagian ini ada adegan🔞
Jadi yang masih kecil di skip aja yah:)
Takutnya kenapa-kenapa,bukan salah author loh
Happy reading♡
Setelah beberapa minggu kemudian Rizal dibolehkan pulang oleh dokter hanya saja ia harus teratur menggantikan perban yang berada di bagian perutnya. Yoga tak tega melihat adiknya terluka tapi untung saja adiknya bisa selamat.
Polisi masih menyelidiki kasus penyerangan Rizal di rumahnya. Ada beberapa bukti yang kuat yakni sarung tangan warna hitam dan anting berbentuk bunga mawar milik si pelaku. Di duga si pelaku ini masih berhubungan dengan keluarga Rizal dan Yoga.
Hana setia menemani Rizal,ia menginap di rumah Rizal setelah diizinkan oleh kedua orang tuanya. Tentu ini di bawah pengawasan Yoga sendiri.
Berbeda dengan Shinta dan Karina yang kini hubungan mereka sedikit merenggang karena kejadian waktu di rumah sakit.
Flashback on
"Oh ayo lah rin ngaku aja lu?!", cibir Shinta pada Karina.
"Shin gue ga jadian sama Haedar", sahut Karina yang menatap sendu Shinta.
"Alah basi,lu tau kan gue suka sama jaeyno! Dan...", Jaeyno terkejut dengan pernyataan Shinta.
"Dan lu tau Karina,Jaeyno sukanya sama Lo,setiap dia jalan sama gue pasti ngomongin Lo Lo DAN LO! Gue muak rin, muak sama semua ini. Lu sahabat gue bukan sih? Huh?!", sentak Shinta.
"Shin gue ga tau,tapi gue juga ga suk...", Karina ingin memegang tangan Shinta tapi di tepis kasar oleh Shinta.
"Gue ga suka ada pengkhianat di persahabatan ini Karina! Lu udah punya Haedar ga usah genit sama cowok orang dong! Jadi cewek kok gatel banget!", Karina menatap tak menyangka pada Shinta.
Plak!
Jaeyno menampar pipi Shinta dengan keras menimbulkan suara yang menggema di ruangan Rizal. Yang lainnya menatap tak percaya Jaeyno menampar Shinta.
Ceklek
Pintu terbuka lalu menampakkan Haedar dengan di belakangnya ada Lukman dan Saleh. Haedar seperti orang yang menahan emosi. Apa mungkin Haedar mendengar semuanya? pikir Karina.
"Haedar", ucap Karina lirih.
Saat hendak Karina menghampiri Haedar, Haedar terlebih dahulu menghampiri Shinta dan menatap tajam Shinta. Shinta dengan perlahan menatap balik Haedar.
"Jadi ini Lo sebenarnya Shin,Lo bahkan berani ngatain sahabat Lo sendiri,hebat Lo Shin", tanpa aba-aba Haedar menampar Shinta.
Plak!
Karina menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Dengan cepat Karina menarik Haedar agar menjauh dari Shinta. Karina memeluk tubuh Haedar dan Haedar pun membalasnya.
"Bener kan no,lu deketin Shinta biar Lo bisa dapetin Karina sahabatnya Shinta. Dan ga mikir gimana ke depannya? Ini...dan ini depannya,sudah kejadian...puas Lo?!", ucap Haedar pada Jaeyno.
Karina terkejut dan menatap Jaeyno, "Jadi Jaeyno deketin Shinta cuman karna suka gue? Jaeyno kok Lo ga ada otak sih! Lu kan tau gua ga suka sama Lo! Kenapa Lo manfaatin Shinta demi gue no?!", amarah Karina.
"Maaf", ucap Jaeyno lirih.
"KENAPA NO? KENAPA LO TEGA LAKUIN INI?!", sentak Karina.
"KARNA GUE SUKA SAMA LO RIN! gua ga mau lu deket-deket sama Haedar! Gue cemburu!", ucap Jaeyno dengan nada tinggi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Awal Dan Akhir || Lee Haechan
Roman pour Adolescents"Pesan terakhir terindah bagiku" "Hidup itu sulit, ya kita mati saja, simpel kan!" setiap cerita memiliki awalnya dan pasti ada akhirnya bahagiakanlah orang yang kalian sayangi, sebelum orang itu benar-benar pergi meninggalkan kalian @gita_nurjanah
