"Kak, dek, aku kangen kalian", ucapnya dalam hati sambil menikmati udara segar di malam hari di negara orang di negeri gingseng.
"Nak", panggilnya seseorang payubara yang cantik nan baik.
"Iyah nek, ada apa? Kenapa nenek keluar malam-malam begini", khawatirnya.
"Nenek hanya ingin keluar saja", sahutnya sambil tersenyum.
"Apa ada yang ingin nenek sampaikan?", tanyanya.
"Iyah, ada nak"
"Apa itu?", penasaran nya.
"Pulanglah"
"Pulang?tapi nek rumah ku disini", bingungnya.
"Pulanglah, kakak dan adikmu pasti merindukan mu", ucapnya sambil memegang bahu orang itu.
"Aku tidak tau pasti mereka merindukan ku atau tidak, untuk kakak masih mungkin. Tapi untuk adek pasti ngga deh nek, karna mungkin aja dia tidak mengenaliku, secara aku terpisah sejak dia dilahirkan oleh almarhumah bunda", jelasnya sambil menatap langit malam.
"Terus mau sampe kapan kamu disini? Pasti adek kamu juga bertanya-tanya tentang keluarganya pada kakak pertamanya, lagian kamu bisa meneruskan pendidikan kamu disana di satu sekolah yang sama dengan kakak mu, kamu dan kakak mu hanya beda satu kan? Pulanglah nak"
"Tapi nanti nenek gimana?"
"Ada gue disini kok", ucap seseorang yang baru datang.
"Clarissa"
"Nanti gue yang jagain nenek kok, ya kan nek?", ucapnya sambil menatap nenek lalu menatap orang itu.
"Tapi ris..."
"Gue tau lu pasti rindu banget kan sama mereka"
"Ya udah pulang gih, biar adek lo juga tau kalo dia punya kakak kedua", lanjutnya.
"Iyah nak, kasian adik mu tak mengenali keluarga nya sendiri", ucapnya nenek untuk meyakinkan nya.
"Baiklah aku akan pulang"
"Nah gitu dong, dari kemaren kek, ya kan nek?hahaha", ucapnya Clarissa terkekeh.
"Iya nak, kamu sebaiknya berkemas, besok kamu berangkat"
"Secepat itu kah nek?"
"Iya mau kapan lagi coba, tahun depan?"
"Iyah Iyah, bawel yah", ucapnya sambil mencubit hidung Clarissa.
"Nek liat tuh, dia nakal", adunya Clarissa.
"Hahaha, sudah-sudah. Ayo masuk udara semakin dingin, ga baik buat kesehatan", ucapnya nenek.
°Bandung
"Dek bangun", ucapnya sambil menggoyangkan badannya.
"Eumm Iyah kak, haikal bangun kok", ucapnya setengah sadar karena nyawanya belum terkumpul semua.
"Adek-adek,ya udah gih mandi terus nanti kalo udah selesai, turun kebawah kita sarapan",terkekehnya lalu pergi dari kamarnya haikal.
Haikal yang mendengar itu pun hanya mengangguk paham lalu pergi menuju kamar mandi dengan nyawa yang belum terkumpul.
Ruang makan...
"Dek hari ini kita sarapan roti aja yah, soalnya kakak buru-buru", ucapnya sambil menata roti dua buah isi sayuran didalam kotak bekal haikal.
"Emang kakak mau kemana?", tanyanya haikal disela makannya.
"Kakak nanti disekolah mau ngurus murid baru, soalnya murid baru nya juga dari luar negeri jadi kakak yang ditugaskan untuk mengurus murid baru itu", jelasnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Awal Dan Akhir || Lee Haechan
Teen Fiction"Pesan terakhir terindah bagiku" "Hidup itu sulit, ya kita mati saja, simpel kan!" setiap cerita memiliki awalnya dan pasti ada akhirnya bahagiakanlah orang yang kalian sayangi, sebelum orang itu benar-benar pergi meninggalkan kalian @gita_nurjanah
