[13] The Party

12.8K 1.3K 108
                                        

Hinata mengalihkan pandang dari laptop miliknya saat ponselnya berbunyi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hinata mengalihkan pandang dari laptop miliknya saat ponselnya berbunyi. Wanita itu memungut ponselnya menatap nama yang tertera dilayar--Toneri--wanita itu mengernyit sebentar sebelum menerima telephone dari Toneri.

"Hallo ?"

Siang hari seperti ini mengapa Toneri menelphonenya ?

"Hallo, Hinata. Kau sibuk ?"

Hinata menatap laptopnya sejenak sebelum menggeleng walau dia tahu Toneri tak bisa melihatnya.

"Tidak, ada apa ?"

"Nanti malam ada undangan pesta dari kenalanku, aku ingin mengajakmu menjadi pasanganku. Kau mau ?"

Hinata berkerut, sebenarnya dia tidak sibuk tapi Hinata sedikit malas untuk menghadiri acara seperti pesta-pesta. Eum Hinata tak terlalu suka keramaian. Dia membuka mulutnya dan hendak menolak.

"Ada Uchiha Sasuke juga nanti"

Hinata langsung mengatupkan mulut mendengar ucapan Toneri. Wanita itu tak bergeming sejenak sebelum tersenyum miring.

"Baiklah, aku ikut"

Hinata yakin diseberang sana Toneri pasti sedang tersenyum penuh kemenangan berhasil membujuk Hinata.

"Hm, aku akan menjemputmu jam sembilan"

Tanpa sadar Hinata mengangguk.

"Oke"

Kemudian sambungan terputus, Hinata menatap ponselnya dalam diam. Sudut bibirnya tertarik membentuk senyum penuh arti.

Bukankah keadaan benar-benar sedang mendukung rencana balas dendamnya ? Ah ini menyenangkan.

•Beautifull Revenge•

Hinata berdiri didepan cerminnya tak bergeming, berkedip dua kali menatap pantulan dirinya di depan sana dalam diam.

Dress putih membalut tubuh indahnya. Bahu mulusnya terpapang jelas. Hinata tak tahu mengapa dia memilih dress ini untuk ia pakai malam ini.

Rambutnya dihias dengan beberapa jepitan bunga putih yang begitu kontras dengan surai hitam segelap malamnya.

Hinata menyentuh wajahnya, disana ia berikan sedikit sentuhan make up untuk membuatnya terlihat lebih hidup.

Suara deru mobil diluar sana membuat Hinata terkesiap, wanita itu cepat-cepat mengambil tas nya dan melangkah keluar.

Benar saja, mobil Toneri sudah terparkir didepan rumahnya. Setelah mengunci pintu rumah barulah Hinata melangkah menghampiri mobil Toneri.

Dia membuka pintu mobil dan langsung masuk duduk dikursi penumpang samping kursi kemudi. Hinata menoleh menatap Toneri yang tersenyum kepadanya. Malam ini lelaki itu terlihat lebih rapi.

[M] Beautiful Revenge ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang