[ 𝐒𝐚𝐬𝐮𝐡𝐢𝐧𝐚 ] Tentang Hyuga Hinata dan balas dendam indahnya.
Hinata membenci Sakura karena sudah menjadi alasan utama tabrakan beruntun yang menewaskan sang kakak.
Dan hal yang lebih membuat Hinata marah adalah gadis Haruno itu mengadakan p...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pagi menjelang, tepat pukul setengah delapan Hinata pergi ke kantor. Setelah dua hari diberi cuti oleh Sasuke kini Hinata harus kembali mengemban tugasnya sebagai sekretaris pribadi lelaki raven itu.
Surai gelapnya dibiarkan terurai dengan rapi begitu saja. Perempuan itu melangkah menuju ruangan CEO.
Saat dia masuk kedalam sana, Hinata tak mendapati keberadaan Sasuke. Tentu saja karena biasanya dialah yang selalu datang terlebih dahulu.
Cukup lama Hinata sendiri di ruangan itu mengurus berkasnya dan Sasuke tak kunjung datang. Mungkin lelaki itu memang akan datang telat.
Benar saja, beberapa menit kemudian Sasuke datang. Lelaki itu membuka pintu ruangan CEO dan melangkah masuk kedalam dengan wajah tanpa ekspresi.
"Selamat pagi, Sir"
Hinata membungkuk hormat melihat kedatangan sang Boss. Netra kelam Sasuke beralih menatap Hinata, hanya sebentar sebelum lelaki itu memilih duduk dibalik meja kerjanya dan mulai memeriksa dokumen-dokumen yang harus ia selesaikan hari ini
Seperti biasa, menjelang jam dua belas Hinata akan membuat kopi untuk dirinya dan Sasuke. Dia masuk kembali keruangan Sasuke dan melangkah menghampiri meja lelaki itu, Hinata dengan hati-hati meletakkan secangkir kopi milik Sasuke tepat di atas meja.
"Kopi anda, Sir"
Sasuke melirik perempuan itu dengan datar, Hinata membalas tatapan datar Sasuke dengan senyum manisnya walau dalam hati merasa kesal dengan tatapan datar lelaki itu.
Hinata membungkuk sebelum berbalik dan hendak kembali ke mejanya namun suara Sasuke terlebih dahulu menghentikan langkahnya.
"Aku penasaran apa rencana mu selanjutnya, Hinata"
Tubuh Hinata menegang, dia jelas cepat mengerti maksud dari omongan Sasuke. Suara derit kursi terdengar, Hinata juga dapat mendengar ketukan langkah kaki yang mendekat.
Sasuke tengah berdiri dibelakangnya, menyentuh pundak sang wanita, Sasuke mendekatkan wajahnya di ceruk leher Hinata.
"Apa kau akan menggunakan ku untuk menghancurkan Sakura, Hinata ?" Bisik lelaki itu tepat ditelinga Hinata menghantarkan perasaan asing yang menjalar di tubuhnya.