Di titik ini aku takut. Ketakutan menggerayang dari otak ke seluruh tubuhku. Mulai banyak pertanyaan tentang bagaimana nasib jiwa-jiwa di luar sana yang membunuh raganya; melawan takdir Tuhan untuk hidup lebih panjang. Bagaimana tarikan napas terakhirnya? Lalu, apa yang terjadi setelahnya? Entah karena aku penasaran saja, atau aku hanya ingin tahu apakah setelah melakukan itu rasanya lebih menyeramkan dari hidupku sekarang? Seakan-akan mau mempertimbangkan, entahlah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku, Hati dan Hidupku
PoetryBagiku Sajak dan Puisi adalah fase paling akhir dari kejujuran yang mewakili perasaan hati seseorang.
