Happy Reading
^^Enjoy ya bacanya, jangan di skip biar tau alur ceritanya.
.....
Sekarang itu jam sudah menunjukkan pukul 3 sore lebih, namun guru les privat itu sama sekali belum terlihat batang hidungnya. Mau tidur namun dari tadi di teror spam telpon oleh mama. Terpaksanya aku harus tetap terjaga.
Katanya ada acara kondangan. Bisa-bisanya ya nelpon setiap waktu, tapi gak heran sih, kan ini Mama Kessy.
Aku menghela napas panjang, saking gabutnya menunggu lihatlah telapak tanganku yang kena cakar kucing oren akibat aku merecokinya tadi.
Bahkan sampai aku selesai solat Ashar pun tidak ada tanda-tanda orang itu akan datang.
Sialnya, habis solat Ashar pun. Batang hidung tu anak belum juga keliatan.
Capek menunggu kini aku memilih tiduran sambil memeluk bantal sofa. Pikiranku tiba-tiba melayang ketika bertemu Indah waktu itu.
"oiya denger-denger kalau si mantan lo jadian sama Dara."
"Jangan-jangan dia masih pacaran lagi?" Gumam ku menerka-nerka.
Kok aku jadi kesel gini ya?
Ya-ya emang harus kesel kan! Udah ditungguin dari tadi juga tapi gak dateng-dateng. Bahkan sampai pantatku keram akibat kelamaan duduk.
"AUAHH KESEL!!!!!" Seru ku memukul gemas sofa yang ku duduki.
TingTong...
Tubuhku spontan menegak dengan cepat berlari ke pintu utama.
Clek
Napas ku tercekat dengan mata melotot kaget, didepan ku saat ini sudah berdiri guru les dengan muka pucatnya.
"Lo sakit?" Seru ku spontan tanpa bisa ku cegah.
Sementara cowok itu hanya mengeleng dan bergegas melenggang pergi meninggalkanku sendiri dengan kebingungan.
"Waitt!!" Pekik ku saat tersadar, aku bergegas menyusulnya dan memberinya berbagai pertanyaan. "Lo dari mana aja! Jam segini baru dateng hah. Telat tau gak, udah mau jam lima!"
Dia melirik sekilas ke arahku. Lanjut mengeluarkan buku-bukunya. "Ayo mulai, masih ada lima belas menit lagi."
Mulutku menganga, bahkan disaat suaranya hampir habis saja cowok itu masih memaksakan diri untuk mengajar?
"Lo gila?"
"Nes, buruan. Jam lima pas, gue langsung pulang kalau lo keberatan gue disini." Selanya tanpa melirik kearah ku.
Aku mengernyit tak suka kearahnya, "ngapain lo gak pulang sekarang aja?"
"Ini masih jam tanggung jawab gue."
"Tanggung jawab lo bilang? Terus sejak dua jam tadi lo kemana aja? Asik pacaran sama cewek lo dan biarin gue nunggu sampai mati kebosanan gitu namanya tanggung jawab?" Aku menatapnya takjub, "heh, mama gue udah bayar lo ya. Bukan berarti karena gak ada mama disini lo bisa seenaknya dan lari dari tanggung jawab!"
Jujur deh aku sebenarnya tidak ingin mengatakan itu, namun mulutku terus saja ingin meledak tanpa ampun.
Tidak ada jawaban, yang aku lihat hanya dia yang menunduk dengan kedua tangan mencengkram kuat sofa.
Wajahku berubah menjadi bertanya-tanya, "Raf!"
Tidak ada jawaban, sampai aku melihat ada sebutir darah kental yang jatuh dari lubang hidungnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Maps Koplak! (Revisi)
Humor[ FOLLOW DULU, sekali-kali lah nyenengin yang buat ^^] Berawal dari kata tugas yang harus di kumpul kerumah temen lewat rute maps eh taunya malah nyasar ke rumah mantan gegara maps koplak! ...... "gak usah deket-deket!" Siapa juga yang mau deket-dek...