8. Seleksi STARSHINE BAND

77 25 2
                                    

Happy Reading ❣️

........

Selagi menunggu giliran mereka selesai, aku sama yang lain diizinkan untuk keluar. Berhubung teman kelasku sudah mendapat giliran tampil -kecuali Nia sama Ditto karena mereka ada dibarisan paling akhir.

"Nes, nyoba duet kuy." Ajak Rendra.

Aku mengangguk, mengiyakan ajakan Rendra untuk duet. Melihat respon berupa anggukan dari ku, Rendra sontak duduk di sampingku, sangat dekat yang membuatku reflek menggeser dudukku.

"Hhhe sorry, Nes. Terlalu semangat gue."

Pletak!

"Ngomong aja kalau mau modus, Ren!" Cibir Cinta sementara Rendra hanya cengengesan.

"Mau lagu apa nih, Nes?"

"Terserah," jawab ku karena bingung kalau jika disuruh menentukan judul lagu atau apapun itu.

"Aku bukan jodohnya?" Seru Latif tiba-tiba.

Aku menoleh kearah Rendra lebih dulu, melihat cowok itu mengangguk membuatku ikut mengangguk pelan. Untungnya aku lumayan hafal dengan liriknya, karena mama sering sekali menyetel musik itu disembarang waktu.

Rendra mulai memetik senar gitar, dan aku fokus mendengarkan alunan gitarnya.

"Ini salah ku....
Terlalu memikirkan ego ku.....
Tak mampu buat mu bersanding nyaman dengan ku
Hingga kau pergi tinggalkan aku.....

Terlambat sudah.......
Kini kau tlah menemukan dia
Seseorang yang mampu membuat mu bahagia
Ku ikhlas kau bersanding dengan nya....."

Aku mengulum senyumku ketika teman kelas juga ikut bernyanyi.

" Aku titipkan dia.....
Lanjutkan perjuangan ku untuknya.
Bahagia kan dia, kau sayangi dia
Seperti ku menyayanginya.....

"Kan ku ikhlaskan dia.......
Tak pantas ku bersanding dengannya
Kan ku terima dengan lapang dada

AKU BUKAN JODOHNYA!!!!" Pekik mereka bareng-bareng membuat ku tertawa kecil

Sampai tidak menyadari bahwa tingkah kita menjadi pusat perhatian banyak orang.

"WADAWW, PADA GALAUIN SIAPA INI???" pekik Ditto yang baru datang bersama Nia.

"Udah lah kalau bukan jodohnya, ikhlaskan wae!!" Sahut Cinta.

"NYESEK TAPI TUUU, TAU GAK SIH!!!!"

Krisna ikut menimpali, "salah siapa, dulu waktu masih bareng-bareng gak pernah di gagas, Lip!" Serunya membuat sebagian dari mereka berteriak nyaring.

Aku hanya terdiam, menyaksikan adu mulut yang sekarang sedang mengolok-olok Latif. Entah ada apa dengan nasib percintaannya itu.

"NYESEL GAK....NYESEL GAK? NYESEL LAH MASAK ENGGAK!!!!" Seru Ditto, Rendra dan Cinta bebarengan.

Latif yang menjadi bahan bullyan mengerucutkan bibirnya kesal dengan kaki dihentakan ke lantai, berlari memeluk lengan Nia. Bersembunyi disana.

Aku reflek tertawa geli, melihat tingkah Latif yang persis sama anak-anak.

"Inget usia, o'on. Udah tua masih aja sembunyi diketek bunda!"

Aku jadi teringat waktu jama SMP dimana kenangan indah dan buruk terjadi.

"Udah punya pacar belum?"

Aku reflek menoleh ke arah Krisna dengan bingung, lalu menoleh ke kanan-kiri. Takut kalau Krisna bertanya dengan orang lain bukan aku.

Maps Koplak! (Revisi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang