Haii gaesss!!!
Jangan bosen bosen baca cerita aku yaa. Maaf kalo misal ada typo atau bahasanya yang kurang mudah dipahami, harap dimaklumi. Maaf juga bahasanya masih banyak yang belepotan!! Semoga suka🥰
Yuhu akhirnya balik lagi nihh hehe, udah berapa lama nih gak up? Akhirnya hari ini bisa update juga, maafin yaa akhir akhir ini lagi males aja buat update.
Happy reading!
"Ckk, kalo Lo mau minum obatnya. Gue janji bakal turutin semua keinginan Lo!" Tawar Raden agar Metta mau meminum obatnya.
"Beneran?" Tanya Metta yang langsung diangguki oleh Raden.
"Oke kalo gitu aku mau minum obatnya!" Ucap Metta menerima obat tersebut dari tangan Raden. Gadis itu akhirnya mau menelan obat tersebut.
Metta mencuri curi pandangan untuk melirik suaminya, gadis itu tersenyum bahagia kali ini.
"Oke sekarang Metta bakal tagih janji Raden!!"
"Lo mau apa cepet?"
Raden harus di buat sedikit bersabar oleh istrinya. Gadis di hadapannya bahkan kini sudah mirip seperti orang gila yang stres akibat ditinggal suaminya. Sedari tadi Metta hanya bisa mengulum senyumnya tanpa mau membuka suara.
"Gak usah senyum terus!! Enek gue liatnya!!"
"Emmm aku mau apa yah?!" Ucap Metta mengetuk ngetukan jari di dagu putihnya.
Dan tak membutuhkan waktu lama ide cemerlang pun tiba tiba saja terlintas di benak gadis remaja itu.
"Aku mau di peluk kamu sampe ketiduran!!" Ucap Metta menyampaikan ide nya.
"Whatt?!!" Ucap Raden kaget.
Pria itu tak menyangka bahwa istrinya akan meminta hal yang tak pernah ia bayangkan
"Apa mau nolak?!" Tanya Metta sedikit melotot.
"Yang lain aja lah!" Jawab Raden menawar.
"Gak! Kamu harus tepatin janji kamu!!" Ucap Metta bersi kekeuh.
"Ckk, aneh aneh aja si!!" Raden menghela nafasnya kasar.
Pria itu kini hanya bisa pasrah menuruti kemauan sang istri. Raden menyesal telah menawarkan sebuah janji untuk Metta.
Raden bangkit dan duduk menaiki kasur hendak menurutin kemauan sang istri. Metta sudah merentangkan kedua tangannya menyambut untuk memeluk Raden.
"Ckk!!" Decak Raden sebal
Pria itu menerima pelukan hangat Metta. Metta tersenyum senang di dalam dekapan Raden. Akhirnya ia bisa merasakan pelukan hangat suaminya
Metta mendusel nduselkan kepalanya di dada bidang Raden untuk mencari kenyamanan disana. Gadis itu menghirup dalam dalam aroma mint tubuh Raden
"Ckk, cepet tidur!!" Perintah Raden. Dirinya sudah tidak betah jika harus berlama lamaan seperti ini dengan istrinya. Padahal udah sah mas xixi
Metta mengdongakkan kepalanya untuk bisa menatap wajah tampan Raden. Ia tersenyum lebar, mata Metta yang tadinya merah berair kini sudah tergantikan oleh mata yang berkilau dan terlihat jelas ada sorot kebahagiaan disana.
"Elus dong kepalanya, biar cepet tidur"
Metta memindahkan tangan Raden yang semula memeluknya kini ia letakkan di atas kepalanya.
"Ckk, ribet Lo!" Raden berdecak sebal. Pria itu mau tidak mau harus menuruti kemauan istri sahnya.
Dengan lembut tangan kekar milik Raden mengusap kepala Metta. Metta memejamkan matanya untuk bisa merasakan elusan lembut sang suami. Jarang jarang dirinya bisa mendapatkan momen langka seperti ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
RADEN
Teen FictionSiapa yang tak mengenal seorang Raden Askara Bidampati. Pria dengan paras tampan menyanjang gelar sebagai ketua geng Alvos, geng motor yang cukup famous di Ibukota. Selain mempunyai paras tampan bak dewa Yunani Raden juga memiliki kepribadian yang d...
