"ZIWA" sebuah cerita fiksi remaja yang menceritakan tentang cinta dan persahabatan.
"ZIWA" adalah singkatan dari Zidan Argantara Putra dan Nawaqqila Vieletta Aidar.
Zidan Argantara Putra adalah seorang yang di gemari di seluruh sekolahnya. Karena d...
[ Mau bilang makasih banget ya,yang udah baca cerita aku. Maaf kalo cerita nya kurang menarik atau mungkin ga dapet feel nya. Tapi aku harap,tetap kasi support dan kata kata baik yaa ✨]
-----
"Euughhh" Awa meregangkan otot-otot tubuh nya seperti layaknya orang habis bangun tidur.
Melihat jam masih menunjukan pukul set enam kurang,lalu ia segera bangkit dari tidur nya untuk mandi dan melakukan ibadahnya mumpung masih ada waktu.
Setelah semuanya beres,ia teringat janji yang Zidan berikan semalam lewat pesan.
Ia segera mengambil benda pipihnya dan tujuan untuk Viddcall. Sebenarnya malu sekali Awa melakukan ini. Namun ia janji kemarin malam setelah Zidan pulang ,Zidan memberi sebuah pesan ' Nanti pagi bangunin aku lewat Vc. Ga ada penolakan.'
Tak terbiasa juga Awa melakukan ini. Apa harus setiap hari begini? Ahh tidak tidak. Ini tidak di anjurkan oleh Awa.
"Hufft" Dengan semua keyakinan nya lalu ia meng klik tanda Vidio dan mulai memanggil Zidan di sebrang sana.
Tak ada jawaban dari Zidan, lalu gadis itu mencoba lagi berharap lelaki itu mengangkatnya.
"Euughhh" Suara dari layar ponsel Awa dari sebrang sana.
"Gila lo. Baru bangun kah?" Kata Awa
"Cepett mandi,udah mau siang. Jadi ini alasan gue buat bangu-"
"Ko gue elu sih,kan udah jadi pacar" Potong Zidan dengan suara serak nya khas orang baru bangun tidur.
Awa mengatupkan bibirnya dan memalingkan wajah nya ke arah lain. "Oiyaa aduhh kan sekarang udah pacaran ya?" Batin Awa
"E i-iya maaf dehh,yaudah cepet kamu mandi. Jadi ini alasan gu- alasan aku buat bangunin kamu? Ternyata pacar aku kebluk ya?" Kata Awa. Sebisa mungkin sekarang Awa harus terbiasa dengan bahasa aku-kamu.
Di sebrang sana,Zidan tersenyum mendengar omelan dari gadis ini. Tidak ibundanya tidak gadis nya. Sama sama cerewet.
"Tu tau,yaudah aku mau mandi dulu. Nanti biar aku yang jemput kamu." Kata Zidan memiringkan tubuhnya ke samping.
Stop. Awa tidak bisa di giniin. Pasti Awa akan terkena serangan jantung karena tampan nya Zidan walaupun sehabis bangun tidur. Tidak ada satupun melihat kejelekan dari wajah lelaki itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.